Sunday, 18 September 2016

Gunung Merbabu 3142 Mdpl ; Pendakian via Selo Boyolali



Hai kawan.... setelah lama tidak update, sekarang saya mau share perjalanan hiking di gunung Merbabu yang terkenal akan padang sabananya yang sangat luas dan cantik, kabut tebalnya dan badai yang sewaktu-waktu bisa datang dan menyelimuti juga taman bunga edelweiss-nya yang luar biasa luas dan cantik :)

Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato  yang terletak secara geografis pada 7,5° LS dan 110,4° BT. 
Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan,Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang di lereng sebelah utara.

Gunung Merbabu memiliki tiga puncak tertinggi yaitu Puncak Trianggulasi 3142 Mdpl, Puncak Kenteng Songo 3140 Mdpl dan Puncak Syarif 3119 Mdpl

Ada 6 Jalur resmi pendakian gunung Merbabu, yaitu:
Jalur Selo (Boyolali)
Jalur Wekas (Magelang)
Jalur Cunthel (Magelang)
Jalur Thekelan (Magelang)
Jalur Suwanting (Magelang)
Jalur Gancik (Boyolali)






Pintu penarikan Restribusi Pos Selo Merbabu


Kali ini saya memilih via jalur Selo-Boyolali dengan pertimbangan jalur pendakian yang terhitung lebih landai, pemandangan yang lebih indah namun dengan konsekuensi harus membawa persediaan air sepenuhnya dari bawah karena di jalur pendakian via Selo ke puncak Merbabu kita tidak akan menemukan sumber mata air, untuk kebutuhan air konsumsi pribadi minimal bawalah 2-3 botol besar air mineral belum termasuk untuk kebutuhan masak memasak.

Base Camp Selo

Hari itu, Sabtu 27 Agustus 2016 pukul 10.30 kami tiba di desa Selo-Boyolali yang merupakan desa terakhir untuk memulai pendakian, perjalanan saya ke Gunung Merbabu kali ini ditemani oleh sahabat lama seperjuangan saya Sisra dan Arie yang juga seorang travel Blogger, kami disambut oleh Bapak Bari dan Ibu Bari di Basecamp Selo (yang sangat baik dan ramah ) sambil menunggu guide+porter yang sedang acara kondangan maka keberangkatan kami dijadwalkan pukul 13.00. Disini kita bisa memesan makanan,minuman, meluruskan badan,tiduran, tersedia toilet+kamar mandi juga, bisa nyempil di tungku dapur sambil menemani bu Bari masak juga kalau kedinginan :D

Sambil menunggu porter dan sekaligus proses aklimatisasi (penyesuaian suhu) kami pun berjalan-jalan ke gerbang pendakian Selo dan ritual foto-foto :D  yang hanya berjarak beberapa meter dari basecamp pak Bari. Cuaca saat itu mendung dan berkabut.









Pukul 12.00 siang cuaca mulai berubah, kabut tebal mulai turun dan rintik hujan mulai menghias langit, kami pun kembali berteduh di basecamp. Pukul 12.30 para porter kami yaitu mas Sunarno dan mas Senen telah tiba dan dengan sigap repacking barang bawaan kami, sementara itu... diluar hujan turun semakin deras.

Basecamp- Pos 1 Dok Malang


Baru kali ini naik gunung sudah ketemu hujan dan dengan kostum perang komplit seperti ini 

Tepat pukul 13.00 kami putuskan untuk memulai pendakian walaupun hujan masih turun cukup deras, raincoat pun dikenakan. Trek menuju pos 1 berupa tanah dengan jalur yang cukup lebar masih terbilang landai namun sedikit licin. Beberapa kali kami sempat lepas pasang rain coat karena hujan yang tiba-tiba berhenti dan tiba-tiba datang lagi dan itu cukup merepotkan, menguras emosi, tenaga dan bedak #eh.  Rute menuju pos 1 didominasi oleh pohon pinus dan tumbuhan kaliandra.


Walaupun hujan turun dan menguras emosi dan bedak...tetap harus semangat cyiiin...





Mas Senen dan mas Sunarno sudah sampai duluan di Pos 1 sambil menunggu trio kwek-kwek

Tepat 2 jam perjalanan santai kami tempuh akhirnya tiba di Pos 1 Dok Malang dengan ketinggian 2189 Mdpl


Pos 1-Pos 2 (pandean)  Merbabu via Selo

Jalur pendakian gunung merbabu via Selo dari pos 1 menuju Pos 2 mulai menanjak, sebelum tiba di pos 2 kita akan melewati pos bayangan (simpang kota) sebelum mencapai pos kota terdapat tanjakan terjal yang sering disebut tikungan macan ( karena pernah ditemukan macan di sekitar area ini)
kondisi hujan dan medan yang mulai menanjak, sempat ngobrol dengan pendaki yang turun katanya sempat badai siang tadi di Pos 3.

sekitar 1 jam dan 15 menit kami tempuh perjalanan akhirnya tiba di Pos 2 (Pandean) hari mulai sore kami pun tidak berlama-lama disini dan melanjutkan perjalanan menuju Pos 3 Watu tulis.


Dude Herlino lagi puyeng diantara emak-emak rempong



Pos 2 Pandean, bedak mulai luntur, alis mulai tidak simetris hahaha

Pos 2 Pandean - Pos 3 Watu Tulis

Trek pendakian semakin terjal hari berangsur-angsur mulai gelap, ketika adzan magrib terdengar sayup-sayup dari desa dibawah, kami beristirahat sejenak dan saya memastikan semua team berjalan beriringan, tidak ada yang tertinggal,  tidak ada yang boleh lepas dari pandangan dan saling menjaga satu sama lain karena trek yang semakin sepi (hanya kami bertiga)  dan keadaan yang semakin gelap, udara pun terasa mulai dingin, baru tersadar kalau jaket saya ada di carrier yang dibawa oleh porter yang sudah duluan dan menunggu di pos 3 Watu tulis.
Kami terus berjalan menyusuri trek semakin terjal sesekali menatap keatas tampak kelap-kelip cahaya headlamp dari para pendaki lain nun jauh diatas sana.
Akhirnya setelah sekitar 50 menit mendaki tibalah kami di Pos 3 Watu tulis yang berupa padang rumput terbuka yang luas sanggup menampung puluhan tenda. Senang banget ketika tiba disini setelah berjam-jam menyusuri hutan dengan pemandangan yang terbatas.

Suasana di Pos 3 Watu Tulis saat itu sangat ramai, banyak tenda yang telah di dirikan, tetapi kami berencana untuk ngecamp di sabana 1 agar ketika summit tidak menempuh jarak terlalu jauh. Akhirnya...saya bisa membongkar carrier dan bisa mengenakan jaket,kupluk dan sarung tangan, nyman sekali...setelah sejak tadi kedinginan. Langit tampak di hiasi ribuan bintang...indah sekali.
Beristirahat sejenak sambil mengembalikan tenaga dan berfoto-foto lalu kami pun melanjutkan perjalanan.


Pos 3 batu tulis 

Pos 3 - Pos 4 (Sabana 1)

Sebenarnya...jalur pendakian gunung Merbabu via Selo jalur terberatnya adalah jalur Pos 3 menuju Pos 4, dimana kita harus berjalan mendaki trek terjal dengan kemiringan 60-80 derajad, susah menemukan tempat landai untuk mengistirahatkan kaki dan nafas, ditambah kondisi fisik yang sudah mulai lelah hehehe berkali-kali saya harus berhenti dan mengatur nafas saya di jalur miring :D
ah...walau bagaimana pun keadaaan dan sulitnya toh saya bersyukur melalui trek ini dalam keadaan tidak hujan, entah kalau hujan akan seperti apa...dan bersyukur juga melaluinya ketika malam jadi hanya tahu jalan saja tidak melihat seterjal apa sebenarnya jalur ini, secara psikis dan mental kita diselamatkan oleh gelapnya malam  disini hehehe

jalur ini pun banyak sekali jalur percabangan, tetapi akan bertemu di Pos 4 (Sabana 1) ketika 25 menit mendaki kita akan mendapatkan jalur kelokan ke kiri sedikit rata dan disana terdapat sebuah nisan yang bertulis "in Memoriam Heri Susanto" pendaki asal Surabaya yang meninggal karena kecelakaan di gunung Merbabu pad tahun 1997. Saya berhenti dan duduk-duduk cukup lama disini sembari menunggu rekan kami yang lain yang sedang berjalan dengan salah seorang porter. Setelah semua tim lengkap kami melanjutkan perjalanan.
Setelah tekun menapaki trek menuju pos 4 terbilang terjal dan menguras tenaga dalam waktu 60 menit kita sudah berada di Pos 4 (Sabana 1) yang ternyata sudah sangat ramai dan banyak tenda didirikan ( mungkin karena malam minggu)

Akhirnya.....disambut hujan rintik-rintik kami pun mendirikan tenda, dan setelah tenda selesai didirikan hujan pun turun dengan amat sangat lebat diiringi halilintar yang menggelegar. Saya hanya bisa diam, tersenyum dan bersyukur karena ketika hujan turun dengan derasnya seperti ini kami sudah dalam keadaan berada di dalam tenda.
Di tenda sebelah mas Narno dan mas Senen sedang memasak menyiapkan makan malam kami, malam ini hujan turun dengan sangat deras, kilat menyambar, petir menggelegar, tenda kami bocor dan kembali saya bersyukur bocornya di bagian tengan di antara saya dan Sisra jadi masih bisa teratasi dengan sarung tangan yang disulap menjadi lap :D
Setelah minum segelas coklat hangat, makan malam...ngobrol-ngobrol dengan sisra saya pun tertidur, tetapi beberapa saat saya terbangun karena ternyata tenda kembali bocor saking derasnya hujan dan kali ini tepat sasaran langsung jatuh di wajah saya, untungnya jaket saya waterproof (sesuai promosinya ternyata hehehe) jadi saya balikkan wajah saja dan melanjutkan tidur sambil sesekali terbangun menikmati tetesan air hujan yang membasahi jaket :D

Pukul 03.00 dini hari saya mendengar suara mas Arie dan mas Narno dari tenda sebelah mengingatkan untuk summit attack, suasana pun mulai ramai oleh para pendaki yang memulai perjalanannya ke puncak untuk menyongsong matahari terbit di puncak tertinggi gunung Merbabu, tetapi melihat hujan yang masih turun walaupun tidak sederas semalam, membuat saya mengundurkan jadwal summit, santai sajalah sambil lihat situasi dan menunggu hujan benar-benar reda, sepertinya pagi ini matahari enggan menampakan sinarnya terhalang oleh awan dan kabut.  Sambil menikmati secangkir kopi dan  energen panas saya menyiapkan camilan, oksigen untuk perjalanan ke puncak.
saya memeriksa sepatu ternyata sepatu saya berubah jadi gayung basah kuyup penuh dengan air, saya menjadi bingung bagaimana saya berjalan ke puncak dengan kondisi sepatu basah dan pastinya akan sangat dingin? saya tidak ingin terkena hypotermia. 
Mas Arie, mas Senen dan mas Narno semua berbaik hati menawarkan sepatunya untuk saya kenakan dan pastinya semua bigsize hehehe akhirnya pilihan jatuh pada sepatu mas Senen,karena sepertinya ringan dan ada warna birunya cyiin cucok sama atribut yang lain (walau jujur kebesaran)
 sempat galau juga karena ternyata sepatunya pun lembab sekali, bagaimana nih? akhirnya taraaaa...terjadilah keajaiban mas narno memberikan 2pc pembalut wanita..iya pembalut wanita hehehe yang ditaruh di dasar sepatu jadilah telapak kakiku hangat dan sepatu yang agak basah dan lembab itu tidak terasa dingin lagi. Ternyata dia selalu sedia untuk ganjal bahu ketika membawa carrier yang berat supaya bahunya tidak sakit atau lecet, waah baru tau ternyata multifungsi to hehehe

si cantik penunggu tenda


Pos 4 (Sabana 1) di ambil ketika turun

View menuju Sabana 1 diambil ketika turun


Pos 4-Pos 5 (Sabana 2)

Setelah berhasil mengatasi insiden sepatu basah hahaha akhirnya pukul 04.45 kami memulai perjalanan ke puncak, Sisra menunggu di tenda karena kondisinya sedang kurang sehat dan mas Senen juga menunggu di tenda sekaligus memasak untuk makan kami nanti sepulang dari puncak. Pagi itu di Gunung Merbabu saya menyusuri jalan terjal dengan diiringi kabut sangat pekat, jarak pandang pun sangat terbatas, cahaya headlamp tidak banyak membantu menembus pekatnya kabut, kami berjalan perlahan-lahan beriringan. Tepat pukul 05.20 atau sekitar 35 menit kami tiba di Pos 5 (Sabana 2) Banyak juga tenda yang di dirikan disini. 
Sabana 2 adalah sebuah padang rumput bubarjaran yang sangat luas dan indah




Camp Area Pos 5 Sabana 2 Merbabu (diambil ketika turun)

Masih susah move on dari sini


Pos 5 ( Sabana 2) - Puncak Kenteng Songo-Puncak Trianggulasi

Puncak Kenteng Songo adalah salah satu dari 7 puncak tertinggi di Gunung Merbabu setelah puncak Trianggulasi, sepanjang jalan menuju puncak kita akan melalui dataran bukit terbuka, summit trek-nya tidak terlalu terjal seperti trek menuju pos 4, jalur ini dihiasi taman bunga edelweiss yang sangat luas, kebetulan waktu saya kesini adalah musim bunga edelweiss berbunga, suatu kebetulan yang indah :)
Selama ini...baru pernah saya menyaksikan taman bunga edelweis begitu banyak dan sedang musim bermekaran, matahari belum juga kunjung menampakkan sinarnya, tebalnya kabut membuatnya tak mampu menyibak birunya langit, ah sudahlah... nikmati saja apa yang alam sajikan pagi ini dengan penuh rasa syukur.




Taman bunga edelweis di Merbabu



Pos Watu Lumpang


Sesekali cuaca yang gelap berkabut menjadi terang oleh sinar matahari pagi, di kejauhan bagian selatan tampak gunung Merapi menjulang dengan gagahnya, ini waktu yang tepat untuk meraih tongsis :D (teteup) namun...mentari pagi tidak mau berlama-lama, selang beberapa menit cuaca kembali gelap berkabut.

Summit Trek Merbabu


Cuaca yang tadi sempat terang...kembali ditutupi kabut selang 10 menit

Senyum dilebarin...biar capeknya gak berasa :D

Puncak Kenteng Songo 3140 mdpl  - Puncak Trianggulasi Merbabu 3142 Mdpl 


Akhirnya sekitar pukul 07.00 pagi atau sekitar 2 jam perjalanan santai dari camp area pos 4  tibalah kami di puncak Kenteng Songo, suasana di puncak ramai sekali seperti pasar kaget :D rasa lelah pun terbayar lunas disini, walaupun kabut tebal tetap menyelimuti birunya langit merbabu pagi itu. 

Ramai sekali di puncak, bersama adek-adek USM yang manis-manis hehe kita sejak semalam beriringan saling kejar-kejaran  ketemu juga di puncak :D



Terimakasih Mas Senen...berkat pinjeman sepatu "kebesaran" ( benar-benar kebesaran) akhirnya saya bisa sampai di puncak Merbabu hahaha Merdeka!!!

Selain menawarkan keindahan, ada Keunikan dan misteri Gunung Merbabu di puncak Kenteng Songo ditempat tersebut terdapat 9 Batu Kenteng. Batu Kenteng adalah batu berbentuk bulat yang tengahnya terdapat lobang dan mirip Lumpang "tempat menumbuk padi" namun batu-batu ini sekarang tidak dalam keadaan utuh karena dirusak tangan-tahan jahil.


Kenteng Songo

Setelah puas berada di Puncak Kenteng Songo 3140 Mdpl, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Puncak tertinggi gunung Merbabu yang biasa disebut puncak Trianggulasi di ketinggian 3142 Mdpl terletak tidak begitu jauh dari Kenteng Songo dapat ditempuh sekitar 15 menit saja.

Adik-adik UGM ini trail runners yang hebat loh...mereka menempuh waktu 2 jam saja dari basecamp Selo sampai di puncak Trianggulasi, hebat!

Puncak Trianggulasi Merbabu 3142 Mdpl

Akhirnya setelah 2 jam lebih kami ekplorasi puncak kenteng songo dan puncak trianggulasi saatnya kami kembali ke camp area pos 4 (Sabana 1) dimana Sisra sedang menunggu kami, begitu tiba di tenda saya di sodori nutrijell dingin yang sangat maknyuss di tenggorokan saya :D 
dilanjutkan makan siang, namun ketika kami mulai berkemas-kemas dan siap untuk kembali ke basecamp, hujan kembali turun menemani perjalanan kami.
Trek turun juga tidak mudah loh.. apabila saat itu hujan turun, trek  menuju pos 3 watu tulis yang curam dan didominasi tanah berlumpur menjadi sangat licin dan ekstrim kadang harus termangu beberapa saat memikirkan strategi menuruni jalur yang licin dan curam ini, 
 harus ekstra hati-hati disini cyiiin....salah pijak bisa koprol hahaha... lutut kanan saya mendadak ada yang tidak beres, sambil meringis menahan nyeri perjalanan turun pun semakin melambat diiringi hujan dan kabut.
Sekitar pukul 5 sore atau 4 jam perjalanan turun kami tiba kembali di Basecamp Selo dengan selamat.



Terimakasih Tuhan untuk semua kasih sayang, perlindunganmu, dan semua anugerahMU
Terimakasih Merbabu untuk keindahan, kesakralan, pengalaman, dan ilmu kehidupan yang engkau berikan yang hanya bisa didapatkan ketika berada di alam. 
Terimakasih Pasangan Jiwaku dan anak-anakku tercinta (Nanda dan Titi)  kalau bukan pengertian,kepercayaan,doa dan dukungan kalian aku tidak akan bisa melangkahkan kakiku dengan keyakinan dan percaya diri, kalian sangat berarti dan sumber kekuatanku,  aku bersyukur memiliki kalian dalam hidupku :)
Terimakasih sahabat-sahabatku Sisra dan mas Arie, tim kecil kita sangat kompak dan solid :D diselingi canda tawa membuat rasa lelah berkurang, senang melakukan perjalanan ini bersama kalian :)
Terimakasih mas Sunarno dan mas Senen yang sangat membantu perjalananku menjadi lebih nyaman

See you again Merbabu ^__^

Sunday, 1 May 2016

Wawancara dengan Joshua Oppenheimer, Sutradara Film 'The Act of Killing'


Tragedi kemanusiaan yang menimpa bangsa Indonesia 30 September 1965 menjadi sorotan film kontroversial 'The Act of Killing'. Ingin tahu apa yang mendorong sutradara Joshua Oppenheimer menghabiskan waktu tujuh tahun di Sumatra membuat film yang memenangkan berbagai penghargaan internasional ini? Ikuti wawancaranya bersama Patsy Widakuswara dan Tim VOA.

Jagal - The Act of Killing (full movie)



JAGAL (The Act of Killing)

Anwar Congo dan kawan-kawannya menari-nari sepanjang adegan musikal, menyiksa tahanan dalam adegan gangster bergaya film noir, lalu berkuda melintas padang rumput melantunkan yodel koboi. Upaya Anwar membuat film mendapatkan sambutan meriah dalam acara bincang-bincang di televisi, sekalipun Anwar Congo dan kawan-kawannya adalah pembunuh massal.

Medan, Sumatera Utara. Ketika pemerintah Indonesia digulingkan oleh militer pada 1965, Anwar dan kawan-kawan 'naik pangkat' dari preman kelas teri pencatut karcis bioskop menjadi pemimpin pasukan pembunuh. Mereka membantu tentara membunuh lebih dari satu juta orang yang dituduh komunis, etnis Tionghoa, seniman, dan intelektual.

Dalam film Jagal, Anwar dan kawan-kawan berusaha menyampaikan imajinasi mereka tentang pembantaian yang mereka lakukan ke dalam sebuah film fiksi. Sebuah upaya justifikasi heroisme yang perlahan berubah menjadi mimpi buruk.

Jagal adalan sebuah cerita tentang para pembunuh yang menang, serta tentang masyarakat yang mereka bentuk.

Film Jagal bukan kisah tentang Indonesia belaka. Ini adalah kisah tentang semua orang di dunia.

SENYAP - The Look of Silence (full movie)





Melalui karya Joshua Oppenheimer yang memfilmkan para pelaku genosida di Indonesia, satu keluarga penyintas mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana anak mereka dibunuh dan siapa yang membunuhnya. Adik bungsu korban bertekad untuk memecah belenggu kesenyapan dan ketakutan yang menyelimuti kehidupan para korban, dan kemudian mendatangi mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan kakaknya—sesuatu yang tak terbayangkan di negeri dengan para pembunuh yang masih berkuasa.

Sunday, 6 March 2016

Hubungan Cakra-Cakra Tubuh Manusia dengan Kundalini

Setelah  pada bahasannya sebelumnya kita mengetahui tentang tubuh eterik yang berlapis, di sistem eterik tubuh  juga terdapat cakra dan nadi
 ( walaupun tidak terdapat pada tubuh fisik, cakra memegang peranan penting pada anggota dan organ tubuh fisik)
Untuk membersihkan sebuah lapisan tubuh, cakra-cakra pengatur yang berfungsi sebagai pintu keluar-masuknya energi dari lapisan tubuh yang bersangkutan harus dibersihkan terlebih dahulu.




Cakra berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti Roda, karena apabila dilihat dari depan terlihat sebagai sebuah roda yang berputar.
Gambaran roda ini sendiri timbul karena cakra sebenarnya terdiri atas beberapa lembaran daun ( yang bervariasi jumlahnya pada setiap cakra) yang berputar.
Dibelakang cakra, terdapat sebuah roda lainnya yang lebih kecil berfungsi sebagai jaringan pelundung.

Beberapa cakra besar yang terdapat di jalur sushumna mempunyai akar yang terdapat di tengah sushumna dalam bentuk simpul.
Jumlah cakra di seluruh lapisan tubuh manusia seluruhnya ada 365 buah. Menurut ukuran dan fungsinya, cakra-cakra ini dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu: cakra utama, cakra biasa dan cakra mini.

A. Tujuh Cakra Utama adalah:





  1. Cakra Dasar
  2. Cakra Seks
  3. Cakra Pusar
  4. Cakra Jantung
  5. Cakra Tenggorokan
  6. Cakra Mata Ketiga
  7. Cakra Mahkota

 Dalam beberapa literatur, kata pusar atau solar plexus sering dipakai rancu. Yang disebut dengan pusar adalah bagian tubuh dimana berada pusar, sedangkan solar plexus adalah bagian ulu hati, cakra yang ketiga adalah cakra pusar, sementara pada cakra solar plexus terdapat pula cakra tersendiri.
Walaupun dari kriterianya cakra solar plexus biasanya dikesampingkan karena mengaktifkan cakra solar plexus dapat membawa ambisi dan ego terlalu besar yang dapat berakibat negatif.

Dalam kebangkitan Kundalini, ketujuh cakra ini dianggap amat penting karena seluruhnya mempunyai akar yang berbentuk simpul di tengah-tengah sushumna. Adanya akar ini menyebabkan terhambatnya kenaikan energi Kundalini melalui sushumna. Dengan demikian, apabila sebuah cakra utama belum diaktifkan dan akar atau pun simpul dari cakra tsb belum dibersihkan, maka energi kundalini tidak dapat naik keatas lagi.

Selain ketujuh cakra utama, beberapa cakra lainnya juga berukuran besar dan mempunyai fungsi khusus, antara lain:

  • Cakra Dahi
  • Cakra Solar Plexus Depan
  • Cakra Solar Plexus Belakang
  • Cakra Jantung Belakang
  • Cakra Meng-Mien
  • Cakra Limpa
Di samping ketujuh cakra utama dan cakra-cakra besar yang disebutkan diatas, cakra-cakra lain umumnya berukuran lebih kecil. Cakra-cakra yang leboh keci; ini dibagi atas dua kelompok yaitu cakra biasa dan cakra mini. Contoh dari cakra biasa adalah cakra telapak tangan dan cakra telapak kaki, sedangkan cakra mini terdapat pada setiap ujung jari tangan dan kaki.
Kedua jenis cakra ini jarang dibahas secara rinci, tetapi harus diketahui bahwa setiap cakra, terlepas dari besar-kecilnya ukuran cakra tsb memegang peranan penting. Pembersihan cakra-cakra ini mudah dan otomatis setelah cakra-cakra utama dibersihkan oleh energi Kundalini.



A.1. Cakra Dasar

Cakra dasar terletak di dasar tulang punggung, yaitu di ujung bawah tulang ekor. Cakra dasar diasosiasikan dengan warna merah muda dan mempunyai 4 lembar daun. Cakra dasar merupakan pusat energi dari tubuh fisik, kehidupan materi dan keinginan untuk hidup. Cakra inilah dasar dari kehidupan manusia di dunia fisik. Besar kecilnya cakra dasar mempengaruhi keaktifan dan keinginan hidup seseorang. Seseorang yang cakra dasarnya kecil cenderung lebih malas untuk melakukan aktifitas apapun. Orang-orang yang mempunyai kecenderungan untuk bunuh diri biasanya mempunyai cakra dasar yang amat kecil, kotor ataupun terhambat.

Setiap manusia amat dipengaruhi oleh aspek-aspek duniawi (material) dan aspek-aspek spiritual. Hanya dengan menyeimbangkan kedua aspek ini, seseorang dapat hidup dengan tenteram. Cakra dasar sebagai pusat tubuh fisik dan kehidupan materi adalah cakra paling penting untuk kehidupan materi. Terbukanya cakra dasar ini adalah sama dengan terbangkitnya kundalini. Simpul Brahma pada akar cakra dasar sebagai salah satu dari tiga simpul utama di sushumna adalah penyekat kundalini. Dengan terbukanya simpul Brahma, Kundalini dapat keluar meninggalkan perinum untuk mulai memasuki sushumna.

A.2. Cakra Seks atau Cakra Hara

Cakra seks terdapat pada tulang pelvis. Cakra seks diasosiasikan dengan warna orange dan mempunyai 6 lembar daun. Cakra seks berhubungan dengan penciptaan kasar atau reproduksi. Kondisi cakra seks ini secara langsung mempengaruhi aktivitas seksual seseorang.

Cakra seks juga terkait erat dengan cakra tenggorokan yang bertanggungjawab untuk penciptaan yang lebih halus yaitu kreativitas. Oleh sebab itu, orang-orang yang kreatif ( mempunyai cakra tenggorokan yang aktif) biasanya memiliki cakra seks yang aktif juga. Cakra seks juga merupakan pusat kemurnian pikiran. Apabila cakra ini bersih, orang tsb mempunyai pikiran-pikiran yang lebih positif.

Sebenarnya setiap orang sering mengadakan perjalanan astral sewaktu tidur, Tetapi, sebelum cakra seks terbuka, perjalanan astral ini tidak dapat diingat oleh pikiran sadar. Setelah cakra kedua terbuka, barulah perjalanan-perjalanan astral dapat dingat oleh pikiran sadar. Apabila pembersihan telah berjalan cukup baik, perjalanan astral tidak lagi dingat sebagai sebuah mimpi, melainkan dapat dialami secara sadar. Orang-orang ini akan sering mengalami perasaan terbang ataupun melayang di berbagai tempat. Dalam keadaan ini, seluruh pikiran masih dalam keadaan sadar, walaupun tubuh fisik sedang tidur.


A.3. Cakra Pusar

Cakra pusar amat penting dalam mempertahankan vitalitas seseorang, karena pada cakra pusar ini sendiri dihasilkan sejenis prana sintetis. Cakra pusar juga mengendalikan dan memberikan energi kepada usus besar dan usus kecil. Kebersihan cakra ini amat perlu dalam hubungan keluarga dan rasa kepuasan. Cakra pusar yang kotor atau tersumbat menyebabkan seseorang tidak pernah merasa puas terhadap apa yang dimilikinya.

Dengan terbukanya cakra ketiga, pengaruh-pengaruh eterik telah dapat dirasakan. Secara intuisi, dapat dirasakan bahwa suatu tempat menyenangkan atau tidak. kadang-kadang dapat juga dirasakan kehadiran makhluk-makhluk eterik walaupun belum dapat dilihat secara langsung.

A.4. Cakra Jantung

Cakra jantung terletak ditengah dada dan diasosiasikan dengan merah muda dan hijau. Merah muda sebagai lambang cinta kasih dan hijau sebagai lambang penyembuhan.
Cakra ini adalah cakra yang amat penting dalam spiritual. Secara fisik cakra jantung mengatur jantung dan kelenjar thymus. Cakra ini merupakan pusat dari seluruh perasaan yang halus, seperti cinta, kasih sayang dsb. Secara spiriual, cakra ini merupakan pusat kemampuan untuk menjadi lebih tinggi dan mencintai sepenuhnya.

Sebagian guru spiritual mengatakan bahwa cakra terpenting adalah cakra mahkota karena cakra mahkota merupakan pintu keluar masuknya kekuatan spiritual yang lebih tinggi. Sebagian lagi mengatakan bahwa cakra terpenting sebenarnya adalah cakra jantung. Dipercaya bahwa pribadi tinggi (Higher Self) mempunyai kekuatan ke-Ilahi-an yang amat besar, setelah pribadi tinggi bersemayam di cakra jantung dan kesadaran maupun kekuatan dari pribadi tinggi dapat diperoleh seutuhnya, maka orang tsb akan mencapai pencerahan secara spiritual.

Cakra jantung dan cakra solar plexus adalah cakra-cakra yang amat mempengaruhi ambisi dan cinta kasih. Kedua cakra ini harus seimbang, agar seseorang dapat mengembangkan ambisinya dengan cara baik dan benar dalam hubungan terhadap sesama. Cakra jantung yang terlalu besar dan cakra solar plexus yang terlalu kecil menjadikan seseorang tidak berambisi dan tidak berani mengambil tindakan yang tegas apabila tindakan itu dapat menyakiti seseorang.
Sebaliknya jika cakra solar plexus yang ebih besar daripada cakra jantung dapat mempengaruhi seseorang untuk mengejar ambisi tanpa mempedulikan kebenaran.

Sistem pendidikan modern dalam banyak kebudayaan menitikberatkan pada pengembangan intelektual. Pendidikan seperti ini banyak mempengaruhi cakra tenggorokan dan cakra mata ketiga, sementara cakra jantung hampir tidak dipengaruhi sama sekali, oleh sebab itu dibutuhkan cukup banyak perhatian dan latihan untuk mengembangkan cakra jantung.

Cakra jantung akan terbuka setelah simpul Wisnu (simpul utama kedua) terbuka. Terbukanya cakra jantung memberikan seseorang kemampuan menyadari perasaan orang lain. Saat memikirkan seseorang, dengan mudah perasaan orang tsb dapat diketahui, apakah orang tsb dalam keadaan senang, sedih, marah dsb. Tetapi harus diperhatikan bahwa perasaan-perasaan dari orang lain tsb dapat menular dengan mudah. Perasaan-perasaan negatif akan membawa pengaruh yang negatif pula.

A.5. Cakra Tenggorokan

Sebagaimana namanya, cakra ini terletak pada tenggorokan. Cakra tenggorokan diasosiasikan dengan warna biru muda. Secara fisik, cakra ini memberikan energi kepada kelenjar thyroid dan parathyroid. Cakra ini adalah pusat penciptaan yang lebih tinggi (kreativitas) dan hubungan antar manusia. Seseorang dengan cakra tenggorokan yang bersih akan mempunyai pengertian yang mendalam mengenai hubungan antar sesama manusia dan sudah tentu mempunyai hubungan yang baik dengan sesamanya. Sementara itu rasa bersalah yang terus menerus mungkin mengotori atau bahkan menyumbat cakra tenggorokan.

Ketika dua orang berinteraksi misalnya dalam sebuah percakapan, cakra tenggorokan keduanya akan terhubung oleh seutas tali eterik yang biasa juga disebut tali karma. Apabila salah satu pihak mulai mendominasi, cakra tenggorokannya akan menjadi lebih gelap (kotor) demikian pula apabila keduanya saling berusaha untuk mendominasi, cakra tenggorokan keduanya menjadi kotor. Secara waskita, dapat dilihat energi-energi tajam muncul dari cakra tenggorokan dan menyerang pihak lainnya. Sebaliknya apabila seseorang sedang menceritakan humor yang menyenangkan, cakra tenggorokannya akan menjadi lebih cerah dan terang.

Kemampuan untuk mengekspresikan diri secara vokal juga dipengaruhi oleh cakra ini. Agar dapat mengekpresikan seluruh isi hati dengan baik, cakra tenggorokan dan cakra jantung harus terhubung dengan baik.

Dengan terbukanya cakra kelima di tenggorokan, berbagai nanda atau bunyi "halus" mulai dapat didengar. Pada awalnya bunyi-bunyi tersebut didengar seperti lengkingan, dengungan atau pun kehampaan. Bunyi-bunyi ini akan terdengar terus menerus untuk beberapa hari sampai beberapa bulan selama cakra tenggorokan masih dalam tahap pembersihan. 
Setelah cakra tenggorokan bersih, suara-suara dari dimensi lain akan dapat didengar dengan jelas. Suara-suara yang di dengar sudah berubah menjadi kalimat-kalimat yang lengkap dan jelas.

A.6. Cakra Ajna

Cakra ajna yang sering juga disebut sebagai cakra mata ketiga terletak diantara alis, oleh karena itu juga sering disebut sebagai cakra alis. Cakra ini memberikan energi ke kedua mata, hidung dan kelenjar pituitary. Cakra ajna biasa juga disebut sebagai mata ketiga karena cakra ini memberikan pewaskitaan (untuk energi yang lebih kasar) Dengan kata lain, cakra ajna juga berfungsi sebagai sebuah mata eterik. Pada akar cakra ini, terdapat simpul utama terakhir, yaitu Rudra. Selain pewaskitaan, cakra ini juga merupakan titik pemusatan perhatian dan pengatur dari cakra-cakra lainnya.

Dengan terbukanya simpul Rudra dan cakra mata ketiga, seseorang akan mampu melihat energi eterik yang lebih kasar. Sebuah bola cahaya akan muncul di depan cakra mata ketiga, dimana bola cahaya ini berfungsi sebagai pelindung dan penyelaras energi.

Apabila dua orang pewaskita terhubung cakra mata ketiganya secara positif oleh tali karma, maka cakra mata ketiga dari masing-masingnya akan saling mempengaruhi secara positif satu sama lainnya. Kemampuan pewaskitaan keduanya akan berkembang dengan cepat karena saling bantu pada tingkat eterik ini. Keduanya juga akan dapat saling mengerti dan memahami satu dengan lainnya dengan mudah. Tetapi apabila salah satu atau keduanya mempunyai cakra mata ketiga yang kotor, akan terjadi kesulitan komunikasi di antara mereka.

Bersih-tidaknya cakra mata ketiga ini amat berpengaruh dalam sebuah perkawinan. Apabila salah satu dari pasangan mempunyai cakra mata ketiga yang kotor, cukup besar kemungkinan akan mengotori mata ketiga pasangannya dan memberikan banyak tekanan-tekanan mental dan emosional. Komunikasi yang sulit dan kurangnya pengertian di antara keduanya sering membawa pada perceraian.

A.7. Cakra Mahkota

Cakra mahkota yang terdapat di puncak kepala merupakan cakra yang paling mudah ditembusi cahaya. Cakra ini adalah pintu masuk utama energi spiritual. Seseorang yang telah berkembang secara spiritual dan cakra mahkotanya telah terbuka secara sempurna akan mengetahui banyak rahasia alam. Inilah yang disebut dengan Pengetahuan Buddha. Cakra mahkota memberikan energi dan mengatur sebagian besar otak dan kelenjar pineal.

Cakra mahkota yang bersih dan telah terbuka akan berwarna kuning emas. Karena cakra mahkota juga berfungsi sebagai sebuah corong yang menuangkan energi-energi positif ke dalam tubuh, maka latihan-latihan secara rutin akan memberikan lebih banyak energi spiritual positif ke seluruh tubuh. Setelah beberapa waktu, seluruh tubuh akan dilapisi oleh cahaya berwarna kuning emas. Maka amat penting untuk menjaga cakra ini tetap bersih, agar energi spiritual dapat diterima terus-menerus oleh seluruh tubuh melalui cakra mahkota.

Di masa silam, cakra mahkota ini amat sulit dibuka. Tetapi, sejak tahun 1970-an, cakra mahkota dapat dibuka hampir sama mudahnya dengan membuka cakra-cakra lainnya. Hal ini disebabkan karena telah terbukanya cakra mahkota alam semesta, seperti yang disaksikan oleh pendiri Sahaja Yoga, Sri Mataji Nirmala Devi.
 Sejak awal 1980-an banyak lahir anak-anak dengan kemampuan spiritual yang disebut Generasi Biru (memiliki cakra mahkota berwarna biru) disusul kemudian Generasi Indigo (memiliki aura berwarna indigo) Generasi Kristal (memiliki aura berwarna bening/putih) yang saling melengkapi generasi-generasi sebelumnya di era kebangkitan spiritual saat ini.

Terbukanya cakra mahkota dapat dirasakan sebagai tekanan ringan atau denyut di puncak kepala. Apabila cakra mahkota telah terbuka lebih besar, sensasi yang dirasakan akan berupa adanya perasaan mencair. Cahaya yang masuk terus menerus dalam jumlah besar akan mendorong keluar kotoran dan hambatan dari kepala. Dapat dirasakan kotoran-kotoran yang disedot keluar melalui cakra mahkota.

Apabila cakra mahkota telah terbuka lebih besar hingga mencapai sebesar kepala, perjalanan astral dapat dilakukan secara sadar dengan lebih mudah. Setelah cakra mahkota membuka sebesar inilah keadaan samadhi dalam meditasi baru dapat dicapai.


Keenam cakra utama lainnya memiliki simbol khusus. tetapi, untuk cakra mahkota biasanya tidak dipergunakan sebuah simbol khusus. Cakra mahkota dianggap sebagai cakra sempurna yang meliputi semua cakra lainnya. Dengan demikian, simbol untuk cakra mahkota adalah gabungan dari simbol keenam cakra lainnya.



B. Cakra-cakra Lain Dalam kebangkitan Kundalini


Selain ketujuh cakra utama, dua cakra besar lainnya cukup penting untuk diketahui, yaitu cakra solar plexus dan cakra dahi. Kedua cakra ini dianggap penting dalam kebangkitan kundalini, karena mereka juga mempunyai kriteria yang sama dengan ketujuh cakra utama lainnya, yaitu mempunyai akar pada sushumna, jalur utama kundalini.

B.1. Cakra Solar Plexus

Cakra solar pelxus tidak dimasukkan ke dalam daftar cakra utama, karena mengaktifkan cakra solar pelxus dapat mengembangkan hal-hal negatif pada diri seseorang. Cakra solar pelxus adalah pusat dari ambisi dan ego. Apabila cakra solar plexus bersih dan dalam ukuran normal, maka orang tsb akan mempunyai ketenangan dan hubungan yang positif dengan orang lain karena egonya tidak terlalu berlebihan.
Sebaliknya apabila cakra solar plexus terlalu aktif dan kotor, maka ambisi yang dimiliki mungkin berlebihan sehingga cenderung kurang mempedulikan orang lain. Orang-orang ini bersedia menghalalkan semua cara untuk memperoleh keuntungan pribadi. Kotornya cakra solar plexus juga menyebabkan ketidakpuasan dalam berbagai hal.

Cakra solar plexus memberi energi dan mengendalikan sebagian besar organ dalam tubuh seperti pankreas, hati, lambung, usus besar, usus buntu, diafgrama dan usus halus.
Cakra ini juga merupakan pusat energi dari tubuh karena pertukaran energi dari cakra-cakra bagian bawah dengan cakra-cakra bagian atas tubuh selalu melewati cakra solar plexus. Karena itu, untuk seseorang yang lemah, dengan memberikan energi ke cakra ini, energi akan didistribusikan ke cakra-cakra lainnya, baik yang terdapat pada bagian bawah maupun atas tubuh.

B.2 Cakra Dahi

Cakra dahi biasanya tidak dibahas terlalu mendalam karena cakra dahi dianggap sebagai cakra yang mudah untuk dibuka dan dibersihkan. Hal ini disebabkan karena simpul dari cakra dahi teretak hanya beberapa milimeter di atas simpul cakra mata ketiga, yang merupakan simpul besar besar terakhir (Rudra). Saat simpul mata ketiga terbuka, biasanya simpul dari cakra dahi langsung terbuka atau akan terbuka dalam waktu yang singkat.


Untuk memperoleh keseimbangan, amatlah penting untuk menjaga keseimbangan dari ketujuh cakra utama. Apabila salah satu cakra utama jauh lebih besar dan lebih aktif daripada cakra-cakra utama lainnya, maka orang yang bersangkutan akan mempunyai sifat yangberlebihan dalam suatu hal.
Misalnya, seseorang yang cakra jantungnya amat besar melebihi cakra-cakra lainnya akan membagikan segala sesuatu miliknya kepada orang lain tanpa memikirkan dirinya sendiri. Hal ini dilakukan karena karena adanya cinta kasih terhadap sesama yang amat besar dalam dirinya. tetapi, apabila yang tsb bukan orang kaya, sementara ia terus memberikan harta benda miliknya, lantas bagaimanakah kehidupan keluarganya?


Bagian-Bagian Penting Tubuh dan Hubungannya dengan Kundalini




Proses Kundalini adalah sebuah proses istimewa terhadap seluruh bagian dan lapisan tubuh. Oleh sebab itu seseorang yang membangkitkan Kundalininya, harus mengetahui tubuhnya dengan lebih baik.
Selain tubuh fisik yang terlihat, manusia juga memiliki lapisan tubuh yang tidak terlihat mata, yang seluruhnya berjumlah 7 buah.
Karena tubuh yang satu terletak di dalam tubuh yang lain, tubuh-tubuh ini biasa juga disebut dengan lapisan-lapisan tubuh.

Lapisan-lapisan tubuh ini amat jarang dikenal, keberadaan lapisan-lapisan tubuh ini juga tidak diketahui dalam dunia kedokteran. Pengetahuan mengenai hal ini lebih banyak dikenal dalam sudut spiritual saja. Keberadaan lapisan-lapisan ini bukan pula rekaan semata, lapisan-lapisan halus tubuh ini dapat dilihat oleh para pewaskita maupun dirasakan oleh orang-orang yang cukup peka.
Dengan majunya ilmu pengetahuan dan tekhnologi membuat banyak orang yang mempelajari dan memperdalam bidang metafisika dan dapat dibuktikan secara ilmiah, misalnya dengan fotografi Kirlian ( yang sering kita kenal dengan foto aura) Dengan foto Kirlian, energi-energi halus dapat difoto dengan jelas, warna dan bentuk dari energi dapat terlihat pada hasil foto seperti benda fisik.

Hasil Foto Kirlian (Foto Aura)


Tubuh yang Berlapis-lapis




Tujuh lapisan tubuh manusia adalah:

1.Tubuh Fisik
2. Tubuh Emosi
3. Tubuh Mental
4. Tubuh Intuisi
5. Tubuh Atma
6. Tubuh Monad
7. Tubuh Ilahi

Tubuh fisik adalah tubuh yang paling padat, dalam bentuk fisik, sehingga dapat dilihat oleh mata biasa. Tubuh-tubuh lainnya dalah tubuh energy yang tidak kasat mata biasa dan masing-masingnya mempuanyai getaran yang lebih tinggi daripada tubuh lainnya sesuai dengan urutan diatas.
Misalnya, tubuh Ilahi lebih tinggi getarannya dengan tubuh Monad, dan tubuh Monad lebih tinggi getarannya daripada tubuh Atma, Tubuh yang lebih tinggi ukurannya lebih besar daripada tubuh yang getarannya lebih kecil, sehingga tubuh fisik yang memiliki getaran paling rendah merupakan tubuh yang paling kecil, tubuh fisik sendiri mempunyai kembaran tubuh dalam bentuk energi murni yang biasa disebut sebagai kembaran eterik.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia pada umumnya hanya mengutamakan beberapa tubuh saja, yaitu tubuh fisik, tubuh emosi dan tubuh mental.
Pembersihan oleh Kundalini bertujuan untuk membersihkan tidak hanya ketiga tubuh yang dipergunakan sehari-hari ini, melainkan ketujuh tubuh yang yang ada. Seluruh lapisan tubuh harus dikembangkan dengan baik dan seimbang untuk mendapatkan peningkatan spiritual.
Ketiga tubuh pertama, yaitu tubuh fisik, tubuh emosi dan tubuh mental dalam pelajaran umum Tao biasa juga disebut dengan tubuh-tubuh duniawi. Keempat tubuh lainnya yang mempunyai getaran lebih tinggi disebut juga sebagai Tubuh Spiritual.
Keberadan tubuh-tubuh spiritual ini dan tekhnik pembersihannya jarang dibahas, karena dianggap hanya boleh diturunkan kepada murid-murid tertentu saja.


1. Tubuh Fisik

Tubuh fisik sebagai tubuh yang paling "nyata" amat penting sebagai dasar dalam pengekspresian dari tubuh-tubuh lainnya. Pengembangan tubuh-tubuh lainnya tanpa menghiraukan tubuh fisik tidak dapat memberikan keseimbangan. Disamping itu, masalah pada tubuh fisik biasanya akan menulari tubuh-tubuh lainnya.

Dengan bangkitnya Kundalini, tubuh fisik membutuhkan lebih banyak olahraga dan pembersihan .agar agar energi Kundalini dapat bergerak lancar. Kundalini membersihkan dan memperkuat berbagai anggota dan organ tubuh fisik. Akan tetapi, saat Kundalini dihentikan oleh hambatan, olahraga dan pembersihan membantu memperlancar peredaran energi Kundalini. Olahraga dan pembersihan tubuh secara teratur menjaga kelancaran aliran energi Kundalini dan mencegah terjadinya hambatan. Dengan demikian efek negatif dari pembersihan Kundalini dapat diminimalkan.

2. Tubuh Emosi

Perasaan-perasaan berasal dari tubuh emosi. Melalui tubuh emosi, manusia belajar memberi, memperhatikan dan mencintai dan mengharapkan untuk memperoleh hal yang sama dari orang-orang di sekelilingnya. Apabila perasaan yang ada tidak dapat diekspresikan dengan baik, orang yang bersangkutan cenderung mencari pelarian dengan melakukan berbagai kegiatan negatif, seperti mabuk-mabukan dsb.

Setelah mengetahui secara jelas masalah yang ada pada tubuh emosi, pelarian dengan melakukan kebiasaan negatif ini dapat dihapuskan dengan mudah.
Tubuh emosi sebagaimana namanya adalah pusat penyimpanan emosi. Selama masa pembersihan tubuh ini, emosi mungkin melonjak sedemikin rupa pada saat-saat tertentu. Saat sebuah hambatan sedang dibersihkan oleh Kundalini, orang yang bersangkutan mungkin dapat tertawa terbahak=bahak atau menangis sedih tanpa terkendali. Emosi-emosi yang telah menumpuk sekian lama harus dilepaskan melalui tawa ataupun tangisan tsb. Ketidakmengertian tentang hal ini akan menyebabkan Usaha-usaha untuk menghentikan pelepasan emosi yang meledak-ledak tsb terhambat, sehingga emosi yang menumpuk tidak dapat dilepaskan dengan tuntas.

Upaya untuk menghentikan pelepasan emosi dengan menggunakan tekhnik yang tidak benar mungkin berakibat lebih buruk, yaitu emosi diluar kontrol yang berlarut-larut. Hal ini mengakibatkan orang yang bersangkutan dianggap mempunyai masalah kejiwaan. Harus diketahui bahwa Kundalini mengumpulkan banyak energi untuk membersihkan sebuah hambatan . Penggunaan tekhnik yang salah mengakibatkan Kundalini berhenti bekerja sehingga energi yang telah terkumpul tidak dipergunakan atau disalurkan secara benar. Hal inilah yang di masa lalu yang telah mengirim beberapa orang ke rumah sakit jiwa.

Oleh sebab itu, Kundalini harus dibiarkan bekerja dengan leluasa dalam melakukan pembersihan. Janganlah mencoba untuk menghentikan usaha Kundalini. Saat Kundalini melakukan pembersihan, yang dapat dilakukan hanyalah membantu Kundalini dalam membersihkan.


3. Tubuh Mental

Frekuensi getaran tubuh mental adalah sama dengan frekuensi getaran kosmos. Pada tubuh inilah manusia mulai berpikir, belajar, mencipta. Apabila saat mempelajari sesuatu.. kesimpulan diambil secara sempit, maka orang yang bersangkutan cenderung naif dan sulit menerima hal-hal baru.
Pembersihan tubuh mental oleh Kundalini memunculkan pemikiran-pemikiran yang selama ini terpendam, baik yang positif maupun negatif. Energi dari Kundalini memberikan kekuatan kepada pemikiran-pemikiran tersebut, sehingga pemikiran-pemikiran yang negatif pun mungkin berkembang.
Latihan-latihan yang cukup harus dilakukan untuk membersihkan tubuh mental agar pemikiran pemikiran negatif dapat dihapuskan. Amatlah penting untuk menjaga pandangan selalu luas dan pemikiran selalu positif.


4. Tubuh Intuisi

Tubuh intuisi juga disebut tubuh Buddha. Walaupun tubuh intuisi merupakan tubuh pertama yang dianggap sebagai tubuh spiritual, tubuh intuisi merupakan tubuh yang terdapat ditengah-tengah antara tiga tubuh duniawi dan tiga tubuh spiritual. Tubuh ini merupakan penyeimbang hubungan antara alam duniawi dan alam spiritual.
Pembersihan tubuh ini amatlah penting untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan duniawi dan spiritual.

5. Tubuh Atma

Tubuh atma mempunyai getaran yang jauh lebih tinggi dari pada tubuh-tubuh sebelumnya. Pusat kharisma terdapat pada tubuh ini. Saat pembersihan, seseorang mungkin merasa menjadi super, misalnya merasa mengetahui segala sesuatu atau merasa melebihi orang-orang lain. Masa pembersihan tubuh atma ini harus dilewati dengan hati-hati., karena tubuh atma adalah salah satu tubuh dimana karma paling mudah terjadi.
Dalam masa pembersihan tubuh ini, amat penting dijaga untuk tidak menjadi terikat, Janganlah membiarkan ego sampai menguasai pikiran maupun perbuatan, maka akan terjadi banyak hambatan baru.
Masa pembersihan Kundalini adalah masa dimana seseorang mempunyai lebih banyak energi. Lebih banyak energi mungkin mendorong orang tersebut ke arah yang lebih positif atau pun ke arah yang lebih negatif,


6. Tubuh Monad

Tubuh Monad adalah salah satu bagian yang paling sulit untuk dibersihkan, karena kesadran pribadi rendah (soul) ada pada lapisan tubuh monad ini. Kurangnya energi pada tubuh monad mengakibatkan seseorang merasa tidak patut hidup atau merasa bersalah terhadap setiap masalah yang menimpa orang lain.
Pembersihan pada tubuh ini dapat mengungkit semua karma dari kehidupan lalu yang tersimpan pada lapisan tubuh monad.
Dengan bersihnya lapisan tubuh monad, seseorang akan mengetahui tujuan hidupnya. Ke-Aku-annya akan bersatu dengan kesadaran Ilahi dengan pengertian penuh atas tujuan dan keberadaannya di dunia.

7. Tubuh Ilahi

Dengan dibersihkannya tubuh Ilahi oleh energi Kundalini, seseorang akan merasa satu dengan kosmos dan Tuhan. Tetapi masa pembersihan biasanya berjalan cukup sulit. Selama masa pembersihan, konsep mengenai Tuhan berubah-ubah secara drastis.
Untuk beberapa saat, seseorang mungkin merasa amat jauh dengan Tuhan.
Orang-orang yang mempunyai iman yang kuat akan melewati masa ini dengan lebih mudah .

Apakah Kundalini itu?



Kundalini adalah sebuah kekuatan yang dapat memberikan berbagai kekuatan psikis yang luar biasa pada seseorang. Kundalini berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti gulungan.
Dalam keadaan "tidur", Kundalini berbentuk sebuah gulungan tiga setengah lingkaran dibawah tulang ekor. Saat bangkit, Kundalini akan merambat ke atas melalui tulang ekor dan tulang punggung untuk mencapai puncak kepala (mahkota)
Kundalini biasa juga disebut sebagai Dewi Ular, karena bentuknya yang bergulung saat tidur dan kenaikannya yang tidak selalu lurus.

Saat merambat keatas, Kundalini akan melakukan pembersihan-pembersihan dari seluruh hambatan dan karma, yaitu akibat dari setiap interaksi dalam bentuk perbuatan ataupun pikiran, termasuk yang berasal dari kehidupan yang lalu.
Apabila Kundalini mencapai pusat energi eterik (cakra) , cakra tersebut akan terbuka dan kemampuan psikis dari cakra tersebut mulai aktif.
Proses kebangkitan Kundalini dikatakan sempurna setelah kundalini membuka cakra mahkota, sehingga yang bersangkutan dapat mencapai pencerahan.

Tetapi, uraian diatas banyak disalah artikan,. Banyak yang beranggapan bahwa keseluruhan proses mulai dari bangkitnya Kundalini sampai sempurnanya keseluruhan proses hanya membutuhkan waktu singkat.
Sebenarnya, butuh waktu yang panjang sebelum Kundalini mencapai cakra mahkota. Memang panjangnya waktu yang dibutuhkan biasanya berbeda pada setiap orang. Tetapi, biasanya Kundalini membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum mencapai cakra mahkota. Dalam beberapa kasus, pembersihan sebuah cakra yang bermasalah mungkin membutuhkan waktu sampai 2 tahun.
Walaupun demikian, harus diakui bahwa sebagian kecil praktisi Kundalini membutuhkan waktu yang cukup singkat dalam keseluruhan proses Kundalininya. Inti Kundalini mencapai cakra mahkota dalam waktu beberapa tahun saja,

Jadi, orang-orang yang membangkitkan Kundalini dengan tujuan untuk memperoleh tenaga psikis harus menyadari bahwa mereka harus melewati sebuah proses yang cukup panjang sebelum dapat memperoleh kemampuan apapun dari Kundalini.
Memang untuk memperoleh kekuatan psikis ada jalan pintasnya, Energi Kundalini dapat langsung diarahkan pada sebuah cakra tertentu yang mempunyai kemampuan khusus yang dinginkan. Dengan demikian Kundalini tidak perlu membersihkan cakra-cakra dibawahnya. Pembersihan sebuah atau beberapa cakra tertentu dengan melewati cakra-cakra sebelumnya biasa juga disebut kebangkitan tidak menyeluruh

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kebangkitan dan proses kebangkitan Kundalini, pengetahuan lebih dalam mengenai Kundalini amat dibutuhkan. Dipercaya bahwa kundalini memasuki tubuh saat  jabang bayi berusia 2-3 bulan dalam kandungan. Memasuki jabang di bagian yang merupakan cikal bakal kepala, Kundalini turun dan bersemayam dalam bentuk 3V2 lingkaran di bawah tulang ekor. Dalam perjalanan turun inilah Kundalini membentuk jalur utama di tengah tulang punggung yang disebut juga sebagai sushumna dan dua jalur di sebelah kiri dan kanan.
Secara umum, sushumna di tengah tulang punggung selalu di asosiasikan sebagai jalur kundalini. sebenarnya, di tengah sushumna terdapat saluran Vajrini yang didalamnya lagi terdapat saluran Chitrini. Chitrini inilah saluran yang sebenarnya dari Kundalini. Tetapi untuk mempermudah sushumna itulah yang biasa disebut Kundalini.

Jalur kiri dan Jalur kanan

Jalur kiri disebut juga Ida yang mengandung unsur dingin. Jalur kanan disebut Pingala yang mengandung unsur panas. Kedua jalur Ida dan Pingala tidak mengarah lurus keatas , melainkansaling bersilangan di beberapa tempat tubuh, Ida dan Pingala tidak saling menyentuh, sampai ketika mencapai pusat kepala di belakang alis. Setelah persilangan di tengah kepala, Ida mengarah ke bagian kanan, sedangkan Pingala mengarah ke bagian kiri.

Kundalini menghubungkan praktisi dengan alam semesta setelah intinya mencapai cakra mahkota



Di jalur utama Sushumna ini juga terdapat pusat-pusat energi eterik (cakra) utama, yaitu:

1. Cakra Dasar (Mooladhara) terletak di ujung tulang ekor
2. Cakra Seks (Swadisthan) terletak di kelamin
3. Cakra Pusat (Nabhi) terletak di pusar
4. Cakra Jantung (Ivisnu) terletak di tengah dada
5. Cakra Tenggorokan (Vishuddhi) terletak ditengah tenggorokan, beberapa milimeter dibawah pita suara
6. Cakra Mata Ketiga (Agnya) terletak diantara kedua alis
7. Cakra Mahkota (Sahasrara) terletak di ubun-ubun


Beberapa cakra di atas tubuh ( cakra tenggorokan, cakra mata ketiga dan cakra mahkota) mempunyai kemampuan psikis yang amat menarik. Tetapi, jalan yang ditempuh cukup panjang sebelum sebuah kemmampuan psikis dapat diperoleh. Pertama-tama Kundalini harus mencapai cakra yang bersangkutan. Setelah mencapai cakra tsb, Kundalini membutuhkan waktu untuk membersihkannya. Setelah bersih, barulah kemampuan psikis mulai timbul.

Pada awalnya, kemampuan psikis yang timbul amatlah minim sebagaimana seorang bayi yang baru lahir. Seorang bayi yang baru lahir belum mampu melakukan banyak hal, bayi tsb harus banyak berlatih dan membutuhkan waktu untuk dapat merangkak, berjalan dan terakhir berlari. Kemampuan psikis yang timbul setelah sebuah cakra bersih juga membutuhkan latihan yang cukup panjang sebelum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Tetapi sebagaimana yang selalu diperingatkan oleh para guru spiritual, penggunaan energi Kundalini untuk kebutuhan kemampuan psikis akan mengakibatkan pembelokan energi Kundalini. Arus energi Kundalini yang pada mulanya mengalir ke atas ke arah cakra mahkota akan berbelok ke cakra yang mempunyai kemampuan psikis tsb. Jadi, pengembangan kemampuan psikis mungkin akan memperlambat tercapainya tujuan utama dari Kundalini, yaitu untuk mencapai kesadaran sejati, pencerahan dan persatuan dengan Ilahi.

Kundalini adalah kekuatan yang luar biasa dan tidak terbatas. Tetapi, apabila tubuh fisik dan eterik seseorang belum cukup bersih untuk dapat menerima dan memanfaatkan energi Kundalini secara benar, maka energi Kundalini mungkin berakibat negatif. Pada kebanyakan orang, energi Kundalini harus melakukan pembersihan selama bertahun-tahun pada tubuh fisik dan eterik. Rasa takut dan penanganan yang tidak benar menimbukan akibat yang lebih jelek, sehingga mungkin mengakibatkan rasa sakit dan pengaruh kejiwaan. Dalam beberapa kasus, ada yang sampai masuk rumah sakit jiwa selama beberapa tahun. Oleh sebab itu sebelum mempelajari Kundalini lebih dalam harus diketahui dengan jelas keuntungan dan risikonya.
Dalam berdiskusi mengenai Kundalini, amat dianjurkan untuk berdiskusi hanya dengan orang-orang yang telah mengalami kebangkitan Kundalininya karena banyak detail yang tidak dapat diketahui tanpa pengalaman langsung.

Sisi Positif Kundalini


Sudah jelas ketertarikan banyak orang terhadap adalah segi-segi positif dari Kundalini. Sejak awal kebangkitannya, Kundalini memberikan peningkatan spiritual dan energi tambahan. menaiki sushumna, kundalini akan mencapai cakra-cakra yang terdapat pada sushumna, setelah cakra-cakra dibuka dan dibersihkan, kemampuan psikis dari cakra yang bersangkutan akan mulai aktif, misalnya:

  • Clairvoyant           : Penglihatan tidak terbatas atas ruang, materi, waktu dan dimensi
  • Clairaudience       : Pendengaran tidak terbatas atas ruang dan dimensi
  • Psychometry        : "melihat" sejarah setiap benda yang disentuh
  • Perjalanan Astral : Keluar dari tubuh fisik dan melakukan perjalanan dengan tubuh halus.


Sementara orang timur mengasosiasikan energi kundalini dengan berbagai kemampuan psikis, orang barat mengasosiasikan energi kundalini dengan kegeniusan. Hal ini disebabkan karena setiap kemampuan psikis yang berfungsi secara maksimal pada seseorang yang membuat orang tsb mempunyai pengetahuan yang amat luar biasa.
Dipercaya bahwa Mozart mendapatkan kebanyakan simponinya dengan "mendengar" musik tersebut secara psikis langsung dari alam semesta.
Demikian juga dengan Einstein yang mendapatkan teori-teori relativitasnya dengan "melihat" percobaan-percobaan secara psikis yang pada saat itu masih tidak mungkin dilakukan dengan tekhnologi yang ada.

Kundalini dalam literatur barat

Kemampuan untuk berhubungan secara langsung dengan alam semesta secara psikis membuat seseorang mempunyai pengetahuan yang jauh melebihi orang biasa. Tetapi, pada umumnya setiap orang cenderung untuk mempelajari atau mengetahui hal yang berbeda. Tergantung dari keinginan yang ada, hal-hal yang diperoleh melalui penglihatan, pendengaran atau tuntunan psikis berbeda pada setiap orang.

Beberapa kemampuan psikis yang disebutkan diatas kedengarannya cukup luar biasa. Tetapi, apabila sebuah kemampuan psikis berkembang secara sempurna, kemampuan tersebut akan jauh melebihi imajinasi. Apabila seorang awam mendengar secara lengkap salah satu saja dari kemampuan psikis tsb, pendengar akan mengira bahwa orang yang menceritakannya mengada-ada saja, karena amat luar biasanya kemampuan psikis yang dimiliki. Dan untuk diketahui, kemampaun-kemampuan psikis yang disebutkan ini sebenarnya tidak berarti apapun dibandingkan hadiah tertinggi yang mungkin diberikan dengan bangkitnya Kundalini, yaitu kesadaran sejati dan pencerahan.


Dari kacamata para pemeluk agama Hindu, Buddha dan agama-agama tua lainnya, reinkarnasi adalah sebuah hal yang amat penting. Reinkarnasi adalah sebuah proses di mana roh harus lahir berulang-ulang sampai dapat membuat pahala tertentu, mempelajari rahasia kehidupan/alam atau mencapai pencerahan. Perbuatan-perbuatan baik yang memberikan pahala tertentu ataupun pengetahuan atas sebagian rahasia kehidupan memberikan kenaikan tingkat pada roh sehingga tidak perlu lahir terlalu sering ataupun bila terlahir kembali menempati alam yang lebih baik.

Hanya dengan mencapai pencerahan, roh dapat benar-benar lepas dari roda reinkarnasi.

Sedangkan untuk dapat mencapai pencerahan, seluruh cakra yang berada di sushumna hingga cakra mahkota sudah harus terbuka secara penuh. Pencarahan dapat dicapai dengan dua jaan yaitu membangkitkan Kundalini, sang Dewi Ular dan membuatnya membersihkn seluruh jalur sushumna dari tulang ekor keatas, sampai bersemayam di cakra mahkota. Tetapi, pencerahan dapat juga dicapai sepenuhnya sebagai Berkah Tuhan, tanpa orang tsb mengetahui apapun mengenai Kundalini (Buah karma baiknya dimasa lampau) Tenaga Ilahi yang maha besar dapat membuka jalur utama saraf seseorang secara seketika, tetapi urutannya terbalik yaitu dari atas ke bawah.
Karena itu, selain Berkah Tuhan, Kundalini adalah jalan penting untuk dapat mencapai pencerahan. Karena itu kundalini banyak disebut-sebut oleh para ahli yoga dan ahli spiritual lainnya.


Sisi Negatif Kundalini


Sementara untuk sisi jeleknya, Kundalini adalah tenaga yang cukup berbahaya. Proses kebangkitan kundalini umumnya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pembersihan. Pembersihan mungkin menyakitkan apabila tekhnik-tekhnik untuk mengatasinya tidak diketahui. Saat otot dan tulang dibersihkan, tulang-tulang dapat bergerak atau bergeser sendiri sehingga menimbulkan bunyi gemertakan. Bahkan saat tekanan sampai di kepala, tekanan ini dapat menimbulakn sakit yang puluhan kami sakit kepala biasa.

Energi kundalini membersihkan seluruh bagian tubuh seperti cakra, nadi, otot, tulang,organ dalam tubuh dsb. Saat energi kundalini bekerja membersihkan organ dalam tubuh, akan dirasakan seakan-akan organ tsb sedang mempunyai masalah berat. Apabila organ tersebut diperiksa oleh seorang dokter, dokter mungkin menyimpulkan bahwa organ tsb benar-benar sakit tanpa mengetahui penyebabnya.

Tekanan yang ditimbulkan oleh proses pembersihan pada bagian dalam kepala mungkin menimbulkan masalah yang paling rumit. Tekanan di dalam kepala amat sulit di deteksi pihak lain, termasuk dokter. Sementara orang-orang lain tidak melihat ataupun mengetahui adanya masalah apapun, orang yang bersangkutan yang sebenarnya dalam perjuangan dalam proses pembersihannya.

Tetapi seseorang tidak boleh melarikan diri dalam proses pembersihan. Orang yang bersangkutan harus tetap melakukan kegiatan-kegiatan sehari-hari sebagaimana biasanya atau proses pembersihan akan diperlambat. Kundalini hanya akan bekerja maksimal apabila merasakan bahwa orang yang bersangkutan dapat mengatasi pembersihan yang dilakukan. Di jaman ini, seseorang harus dapat menjadi seorang spiritual di tengah kita, yang mempelajari kehidupan spiritual dan duniawi secara bersamaan.

Ini semua hanyalah proses pembersihan fisik saja. pembersihan secara eterik pun akan dilakukan oleh kundalini. menurut kepercayaan, setiap orang harus membayar lunas seluruh utang karma dalam proses pembersihan kundalini. Dalam periode ini, banyak yang mengalami perjuangan-perjuangan, ujian kehidupan ( saya tidak setuju jika memakai kata "cobaan hidup" ) yang cukup berat untuk waktu yang panjang, tergantung dari karma yang yang harus dibayar.
Kabar baiknya adalah selain memiliki karma buruk yang harus dibayar, seseorang juga memiliki cadangan karma baik bukan?
 Ringkasnya adalah fase pembersihan kundalini pada tubuh eterik juga mempercepat berbuahnya karma, entah itu karma baik maupun karma buruk yang pernah dilakukan.

Dengan pengetahuan yang baik, niat dan semangat yang gigih juga pendamping/guru yang kompeten, masalah-masalah di atas tidak perlu dihadapi. Dengan mengetahui secara jelas seluruh proses pembersihan Kundalini dan langkah-langkah apa yang harus dilakukan pada saat yang tepat, Kundalini dapat dinagkitkan secara sempurna tanpa masalah yang berarti