Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Januari 2022

Tujuh Langkah Menuju Kebahagiaan Sejati dan Cara Menggapainya



Langkah Satu -- Temukan Diri Anda

Masing-masing dari kita memiliki tujuan hidup. Dengan mengetahui tujuan tersebut seperti, siapa diri kita, apa yang kita inginkan, dan bagaimana kita ingin menjalani hidup kita, 
Akan memberi titik awal untuk meraih kebahagiaan sejati. 
Semakin jelas misi kita dalam hidup, semakin baik pula kesempatan kita untuk mewujudkannya. Setiap pilihan yang membuat pilihan-pilihan bijaksana yang konsisten dengan misi kita, itu berarti kita telah berada di jalur menuju kebahagiaan sejati, kita adalah Tuan dari pilihan-pilihan hidup kita, tidak ada seorang pun yang dapat mengambil hal itu dari kita, dan disanalah letak kebebasan dan kebahagiaan kita, tentunya setiap kali anda perlu membuat pilihan, pikirkan baik-baik pilihan tersebut beserta konsekuensinya.

Setiap hari kita diberikan sebuah kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru tentang lingkungan dan diri kita sendiri. Agar pembelajaran ini dapat diperoleh, kita harus mewaspadai pengalaman kita dan meluangkan waktu untuk merenungkannya. Jika kita sepenuhnya menyadari segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, kita akan mempelajari setidaknya satu pelajaran yang sangat bermakna tentang kehidupan sehari-hari, jika kita terbuka untuk belajar, kita mendapatkan manfaat untuk mempelajari setidaknya satu pelajaran berharga setiap hari. Peningkatan atau pertumbuhan kesadaran diri merupakan anugerah dan aset berharga. Intuisi muncul karena memiliki visi, kehidupan dengan integritas dan melakukan meditasi.

Menemukan diri anda dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
"Jika anda memenangkan undian sejumlah 20 miliar rupiah, aktivitas apa yang akan Anda lakukan?
Pasti sesuatu yang sangat anda cintai.
Penjelasan Pernyataan Misi Anda:
-Apakah keinginan yang sangat menggebu-gebu seumur hidup anda?
-Kegiatan apa yang begitu menantang dan membuat anda memiliki lebih banyak energi ketika melakukannya?
-Aktifitas apa yang membuat anda merasa berharga, saat anda membuat perbedaan dan mencintai setiap peristiwanya?
( Misalnya: menjadi sukarelawan, membuat perbedaan dalam hidup orang lain menjadi lebih baik, menjadi pembicara motivasi, menulis karya yang inspirasional dll)

Silahkan jawab dan buat catatan kecil untuk menemukan Diri Anda, Tujuan hidup adalah memiliki kehidupan dari tujuan. Pikirkan dan tulis tentang Misi-misi anda dalam hidup. Bacalah dan perhatikan apakah hal tersebut mencerminkan bagaimana anda hendak memimpin arah kehidupan menuju kesana.





Langkah Dua -- Pertahankan Perilaku-perilaku Positif

Kita diberkahi dan dianugerahi hal-hal yang unik, Guna menjadikannya lebih unik dan berkah kita harus tahu apa itu sebenarnya. Semakin jelas visi kita, semakin baik pula kesempatan untuk mewujudkannya. Saat kita menemukan jati diri kita dan percaya akan kapasitas yang melekat dalam diri kita, kita juga akan merasa bahwa dunia juga mulai mempercayai kita. Dengan kata lain, kita harus menyadari dan menghargai, terutama pada saat-saat kepedihan, bahwa saat-saat baik dan buruk saling mengikuti seperti siang mengikuti malam. Jika kita fokus pada apa yang kita miliki dan apa yang kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari, kita akan menarik lebih banyak berkah dari kehidupan diri kita sendiri.

Kita tidak dapat mengendalikan pikiran atau tindakan orang lain. Satu-satunya kendali yang kita miliki adalah pikiran-pikiran, dan tindakan-tindakan kita sendiri. Mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang lain benar-benar membuang energi sia-sia. Mari kita fokuskan untuk menjadi yang baik, untuk melakukan yang terbai dan meluangkan waktu dengan orang-orang tercinta.
Semakin kita berkonsentrasi pada etika, prinsip-prinsip, dan tindakan-tindakan kita, kita akan semakin mampu mengendalikan kebahagiaan kita. Kita harus menggunakan kendali ini untuk memberikan usaha-usaha terbaik kita dalam kehidupan dan kemudian mulai berhenti mengkhawatirkan apa yang lepas dari kendali kita.

Pertahankan Perilaku-perilaku Positif  dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
-Apakah kekuatan-kekuatan unik anda?
(Misalnya; Bersikap positif, memberi inspirasi dan motivasi, memberi keputusan dll)
-Jelaskan visi anda. Apakah tujuan-tujuan hidup anda?  Mulailah dengan mempertimbangkan apa yang akan anda pilih untuk dimiliki jika Anda mampu memiliki segala sesuatu yang diinginkan.

Perilaku kita terhadap orang lain merefleksikan bagaimana kita memandang diri sendiri.



Langkah Tiga-- Asah Bakat Hidup Anda


Kita semua memiliki beragam peran dalam hidup. Saat kita bekerja dengan rasa tanggungjawab dan pengabdian, memberi semangat pada orang lain, dan menjadi pemimpin sejati di setiap aspek kehidupan kita, pemimpin sejati adalah seseorang yang dapat menemukan lalu mengoptimalkan sisi dan potensi terbaik dirinya dan juga orang-orang sekitarnya, maka kita mulai membuat perbedaan positif dalam hidup kita dan orang-orang di sekitar kita.

Ingatlah, kita hanya mempunyai sejumlah waktu yang terbatas untuk menemukan tanggung jawab-tanggung jawab kita dan menyadari aspirasi -aspirasi kita. Kita hanya diberi sejumlah waktu yang terbatas di atas bumi ini, masing-masing dari kita hanya memiliki 24 jam sehari. Kitalah yang memilih cara untuk menghabiskannya. Memfokuskan pada prioritas-prioritas kunci dan memperjuangkan suatu pandangan yang seimbang merupakan kunci meraih keselarasan, kesuksesan dan kebahagiaan.
Jika kita terlalu sering mencoba, prioritas kita akan tercampur-aduk. Hal ini dapat menyebabkan frustasi dan rasa tidak bahagia. 
Ingat, jika kita mempunyai terlalu banyak prioritas, berarti kita tidak punya prioritas sama sekali. Pilihlah tiga atau empat prioritas dan fokuslah hanya pada prioritas itu setiap harinya.

 Asah Bakat Hidup Anda dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
- Peran apakah yang anda ingin jalani dalam hidup anda?
(Misalnya, orangtua, suami istri,anak, profesional, karyawan, anggota komunitas, anggota masyarakat dll)
-Aspek apa dalam peran anda yang menurut anda paling penting?
(Misalnya: menghabiskan saat-saat berkualitas dengan keluarga, pengembangan profesional dalam pekerjaan, melakukan kerja sosial dll)

Semakin sering kita melibatkan diri dalam kegiatan yang membawa makna dan nilai luar biasa dari kita, maka akan semakin besar kesempatan kita untuk mengalami pertumbuhan yang sebenarnya. Luangkan waktu lebih banyak untuk melakukan hal yang bermakna bagi anda. Jangan buang waktu untuk kegiatan yang tidak beresensi. kita sering begitu mudah mengindahkan prioritas kita, tetapi pasti ada harga yang harus dibayar setiap kali mengalihkan perhatian pada hal-hal yang tidak sejalan dengan misi kita. 
Kita dapat meraih fokus dari keinginan kuat untuk meraih tujuan kita dengan memiliki visi yang jelas dan keinginan yang kuat, kita dapat mengarahan fokus kita pada hal-hal yang esensial, fokuskan energi anda pada sesuatu yang di identifikasi sebagai sesuatu yang penting dalam hidup, Apakah sesuatu itu sejalan dengan misi Anda?
Saat kita mengumpulkan seluruh energi kita dan berkonsentrasi pada tugas yang sedang kita kerjakan, berarti kita membebaskan kreativitas dan memiliki kesempatan luar biasa untuk sukses. Pikiran, tubuh dan jiwa kita itu bersatu penuh langsung dalam menyelesaikan tugas.




Langkah Empat-- Bangun Hubungan yang Sehat

Kita tidak hidup di dalam pulau milik kita sendiri. Oleh sebab itu, hubungan kita dengan orang-orang terdekat kita merupakan bagian penting dalam hidup kita. Ketika kita memiliki hubungan yang sehat yang dipenuhi dengan cinta, penghargaan, dialog, dan pembelajaran, kita dapat meraih kebahagiaan yang tiada tara, apa yang kita  percaya akan kita dapatkan.

Komunikasi yang efektif, pendengaran yang aktif, perbedaan yang berharga, merayakan keluarga, dan mengasuh anak-anak adalah beberapa unsur-unsur penting yang membangun hubungan yang sehat.
Setiap benih berpotensi tumbuh menjadi pohon, tetapi benih tersebut membutuhkan pupuk atau nutrisi untuk mengeluarkan potensinya. Sama halnya dengan segala jenis hubungan memiliki potensi untuk berkembang tetapi memerlukan nutrisi.
Membangun hubungan yang solid berarti menyediakan waktu bagi orang yang kita cintai. Menunjukkan bahwa perhatian dapat membantu memperkuat hubungan kita.

Jika kita meluangkan waktu bersama orang-orang yang kita kasihi dan mencintai mereka tanpa syarat, potensi mereka akan berkembang seperti bunga indah dan akan membawa kebahagiaan tak terhingga dalam hidup kita. Saat dua orang memiliki hubungan yang baik, mereka akan mampu mengatasi masalah-masalah secara efektif dan saling menghargai, masalah itu bukanlah titik persoalannya melainkan hubungannya. belajarlah fokus pada hubungan anda, bukan pada masalahnya.

Bangun Hubungan yang Sehat dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
-Apa yang anda harapkan pada diri anda dalam setiap peran-peran berikut ini?
(Misalnya: Orangtua yang memberi kuasa dan inspirasi, mencintai pasangan, mengasuh anak, peningkatan profesi dan bisnis saya, menjadi aset bagi komunitas saya, mencari tujuan hidup saya, dll)

Ketika kita menciptakan jiwa melayani dan selalu siap menolong orang lain, semakin sering kita melayani orang lain, semakin baik pula hubungan kita dengan mereka. dengan mengerti dan merangkul kasih spiritual yang lebih mendalam, kita dapat mentransformasikan pengalaman cinta kita yang tak terbatas dan mengenal kebahagiaan yang melimpah.




Langkah Lima-- Biarkan Etika dan Nilai-nilai menjadi Pemandu Anda.

Jika kita menjalani hidup dengan dipandu oleh etika dan nilai-nilai, kita akan senantiasa merasa damai. Niatan-niatan murni yang terkandung dalam setiap tindakan kita akan menciptakan dasar yang kuat.

Saat kita membawa kebahagiaan sejati bagi kehidupan orang lain, berarti kita telah menciptakan kebahagiaan bagi hidup kita sendiri.
Menunjukkan permintaan maaf merupakan bagian penting dalam membawa keceriaan bagi orang lain. Ingat, semakin banyak yang kita berikan, semakin banyak pula yang kita miliki. Keindahan dalam memberi adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup. Rasakan keindahan sejati dari memberi. Fokuslah memberi tanpa pikiran atau keinginan untuk mendapatkan imbalan.

Milikilah hati yang cukup besar untuk memaafkan kekurangan orang lain niscaya hal itu akan membebaskan energi negatif dan memberi inspirasi untuk memaafkan kekurangan diri sendiri.
Prinsip-prinsip sejati kita menampakkan jati diri kita yang sebenarnya di balik nama, budaya, dan penampilan kita, merekalah tanah yang kita pijak.
Etika dan prinsip-prinsip adalah kompas di saat kita merasa telah tersesat dalam hidup kita, kembalilah pada misi anda jika merasa ragu-ragu, biarkan diri dibimbing olehnya.

Biarkan Etika dan Nilai-nilai Menjadi Pemandu Anda dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
Prinsip-prinsip apa yang membimbing anda dalam mencapai aspirasi-aspirasi berikut ini?
(Misalnya; Hidup dalam integritas, membuat perbedaan yang positif, menghidupkan sepenuhnya potensi saya, menghargai orang lain.)

Etika bagaikan kanvas tempat melukiskan kehidupan kita. Kita membangun prestasi terkecil dan terbesar di fondasi ini. Jika kita menjadikan etika dan  nilai-nilai sebagai magnet bagi kita, pada saat godaan datang...mereka akan menarik kita menjauhi perbuatan yang salah.




Langkah Enam-- Bangkitkan Sisi Spiritualitas Anda


Tidak seperti keberadaan tubuh fisik kita, kehidupan spiritualitas kita itu abadi. Jika kita menginginkan kebahagiaan sejati, kita harus menghubungkan tindakan-tindakan fisik kita dengan tindakan spiritual.
Memanjatkan doa setiap hari, bermeditasi, dan merenungkan keagungan Tuhan serta kemuliaan Alam adalah beberapa cara untuk berhubungan dengan sisi spiritualitas kita. 
Renungan kita akan keberadaan alam mengungkap rahasia-rahasia kebijaksanaan dan makna kehidupan, renungkan matahari terbit dan tenggelam. perhatikan bagaimana cahaya mengikuti kegelapan dan kegelapan mengikuti cahaya, semua itu menggambarkan lingkaran kebahagiaan dan kepedihan.
Saat kita menghubungkan tindakan-tindakan fisik kita berdasarkan kebaikan-kebaikan spiritual, berarti kita mengubah tindakan-tindakan fisik kita menjadi tindakan-tindakan spiritual. Kita mulai melihat diri kita sendiri sebagai makhluk spiritual dengan kehidupan fisik.

Layaknya aroma bunga, walaupun tidak terlihat tetapi ada, sama halnya dengan nyawa dalam raga kita.
Kecantikan sejati dari spiritual tidak dapat ditangkap hanya dengan kelima panca indra kita. Bersikaplah terbuka agar anda dapat merasakan pengalaman indra keenam dengan menyelami intuisi, mendengarkan musik, membaca bacaan yang inspiratif, berjalan dan memuji alam atau cukup menikmati waktu sendirian sembari mengamati kesunyian.
Sebenarnya sangatlah mudah terlibat begitu dalam dengan perenungan kita, dunia materi menyebabkan kita tidak punya waktu untuk dunia spiritual (batin/jiwa) Kurangnya perhatian terhadap jiwa mempengaruhi keseimbangan hidup. Meditasi membawa kita ke alam sejati, membebaskan kita dari pikiran-pikiran duniawi, meditasi merupakan cara memasuki alam sunyi yang terdapat pada masing-masing kita namun terkubur oleh beribu-ribu hal yang kita pikirkan setiap hari.

Jika sebuah cermin tertutupi debu, cermin itu tidak dapat memantulkan apa-apa. Jika kita menyingkirkan debu nafsu, kesombongan, keserakahan, kecemburuan dan kemarahan dari jiwa kita, kita dapat membangkitkan spiritualitas kita. Jalan menuju pencerahan memiliki banyak tingkatan. Semuanya mengupas tuntas lapisan ilusi dan khayalan. Saat kita menanggalkan diri kita menjadi budak ego,pride dan hal-hal keduniawian, kita mulai merasakan diri kita yang sejati.
Renungkan kesulitan-kesulitan dan kesedihan-kesedihan anda dan perhatikan bagaimana mereka meningkatkan kapasitas Anda untuk memikul, memberi dan mengerti juga memahami orang lain di sisi terdalam.

Bangkitkan Spiritualitas Anda dengan menjawab pertanyaan di bawah ini:
-Pertanyaan terbesar dan paling menggugah adalah: Jika kita sedang terbaring sekarat, kehidupan macam apa yang anda harap telah dijalani?
-Jika anda meninggal hari ini, Anda ingin dikenang seperti apa? Apakah yang ingin dituliskan pada nisan Anda?
(Misalnya:Penuh kasih, ramah, dermawan, teladan, telah membuat perbedaan dll)

Pada akhirnya, kita semua akan meninggalkan dunia ini dan kembali kepada Tuhan, layaknya sungai yang bergabung dengan lautan. Renungkan bagaimana rintikan-rintikan hujan menyatu dengan sungai dan sungai menyatu dengan lautan. Pikirkan bagaimana Anda terkait dengan seluruh manusia dan ciptaan Tuhan lainnya



Langkah Tujuh-- Nikmati Perjalanannya

 Misi Hidup Anda merefleksikan bagaimana anda ingin menjalani hidup.
Visi Hidup Anda adalah tujuan yang telah anda tentukan untuk diri anda untuk diraih di masa depan.
Visi dan Misi harus berjalan berjalan beriringan, dan misi anda tidak pernah boleh dikorbankan oleh visi Anda.

Pernyataan misi mengungkapkan keinginan kita ingin menjadi dan kontribusi apa yang kita ingin lakukan untuk masyarakat. pernyataan tersebut juga menyangkut nilai-nilai, prinsip-prinsip yang harus membimbing tindakan-tindakan kita jika memang ingin mewujudkan aspirasi-aspirasi tersebut, tanpa menggabungkan dua hal ini pada proses penemuan jati diri dapat dipastikan anda menjalani hidup tanpa mengetahui apa potensi anda sebenarnya.
Setiap orang mungkin memiliki perbedaan pernyataan misi, tetapi pasti merefleksikan bahwa anda adalah ciptaan yang unik.

Walaupun kita melakukan enam langkah pertama mendorong kita untuk menghidupkan potensi kita sepenuhnya dan memberikan kebahagiaan batin, langkah ke tujuh membawa kebahagiaan dan keceriaan hidup.
Langkah ke tujuh tanpa enam langkah pertama dapat membawa kebahagiaan terbatas, tetapi kebahagiaan sejati muncul dari melakukan enam langkah pertama sembari merasakan dan menikmati prosesnya, karena kebahagiaan bukanlah tujuan melainkan proses, marilah kita mengalir seperti air dan menikmati indahnya hidup.

Kebahagiaan tidaklah jauh, tetapi disini... ada saat ini bersama kita. 
Bagaimanapun kita harus memilih untuk bahagia bukan?
Kebahagiaan tidak diciptakan oleh kondisi melainkan pikiran yang kita buat.
Pilihlah untuk bahagia sekarang! Karena jika menunggu saat yang tepat untuk bahagia, kita akan menunggu untuk waktu yang sangat lama, kita diberi kesempatan untuk memulai lagi setiap hari, awali hari ini seolah-olah ini hari pertama dalam hidup anda, mulailah dengan catatan yang bersih, setiap saat dalam hidup merupakan berkah yang tak terhingga.





Sabtu, 22 November 2014

Cara Membahagiakan Diri Sendiri

Kebahagiaan adalah apa yang kita cari, atau seharusnya kita cari, dari kehidupan kita. Namun, tidak banyak dari kita bisa membuat diri kita bahagia. Artikel ini akan membantu Anda untuk belajar bagaimana membahagiakan diri Anda sendiri…




Kadang, kita terlalu menuntut dari kehidupan terlalu tinggi, dan ketika kita gagal memenuhi harapan kita sendiri, kita mulai mengembangkan perasaan dendam, galau, benci dan mengeluh tentang segala sesuatu di sekitar kita dan berhenti menikmati hidup.
Ketidakpuasan ini justru menambah hidup kita dengan banyak energi negatif, dan kita gagal untuk mencapai kebahagiaan. Cari tahu bagaimana cara membuat diri sendiri bahagia dan menyingkirkan semua perasaan sedih dan mengganggu dengan bantuan tips yang saya berikan dalam artikel ini.

Cara Menjadi Bahagia

Berbeda orang, berbeda pula pendapat tentang kebahagiaan. Beberapa orang merasa bahwa dengan menghabiskan waktu dengan online di situs jejaring sosial dan update status bisa membuat mereka merasa bahagia.
 Yang lain merasa dengan mengumpulkan banyak pundi-pundi kekayaan bisa membuat mereka bahagia. Sayangnya, kenyataannya tetap bahwa ada banyak orang kaya yang tidak bahagia dengan kehidupan mereka.
Dengan demikian kita dapat mengatakan bahwa kekayaan saja tidak dapat membeli sumber .

Anda harus melihat ke dalam diri sendiri untuk mengetahui dimana sebenarnya sumber kebahagiaan itu, karena perasaan bahagia terletak di suatu tempat dalam diri Anda sendiri. Dengan bantuan introspeksi, Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang kehidupan dan kebahagiaan.
Duduklah tenang selama beberapa menit di kursi, tutuplah mata Anda dan memberikan pemikiran jauh ke dalam mencari tahu semua hal-hal menyenangkan yang membawa di wajah Anda.
 Hal ini sangat penting bahwa Anda sadar akan emosi-emosi yang dapat membuat Anda bahagia. Juga mencari tahu apa saja hal-hal yang menghalangi Anda untuk mendapatkan kebahagiaan yang Anda cari.
Buatlah upaya untuk membuang semua rintangan yang menghalangi kebahagiaan Anda.
 Pupuklah sikap positif di dalam diri Anda dan Anda akan menemukan ada begitu banyak alasan untuk membuat hidup yang menyenangkan.
Selain itu, jaga lingkungan sekitar Anda dari hal yang mengganggu. Jauhkan semua hal negatif di sekitar Anda secara teratur. Baik itu meja Anda atau ruangan lain di sekitar Anda, atau ruang mental Anda.
Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan lingkungan yang tenang dan perasaan menyegarkan di sekitar Anda. Yang paling penting untuk disadari adalah bahwa rahasia kebahagiaan berada di tangan Anda, dan Anda sendirilah yang dapat membuat diri Anda merasa bahagia atau sedih.

Cara Agar Selalu Bahagia Dalam Kehidupan

Tidak ada jalan pintas menuju kebahagiaan. Belajarlah bagaimana caranya agar membuat diri Anda bahagia adalah proses kesadaran akan diri sendiri. Untuk memulainya,

berikut adalah daftar hal-hal yang dapat membantu Anda, atau membimbing Anda melakukan yang terbaik, dalam mencapai kebahagiaan :

Meningkatkan Kualitas Hubungan Anda :
Hubungan yang baik membantu untuk memelihara emosi kita dengan cara yang sehat. Oleh karena itu, belajar untuk menghargai hubungan pada kehidupan sekitar Anda. Bertahan pada hubungan cinta atau persahabatan yang langgeng bukanlah hal yang sangat mudah. Ketika Anda berhasil melakukannya, dapat memberikan banyak kebahagiaan.

Tetap Tersenyum :
Anda akan terkejut mengetahui bahwa senyum memberikan sentuhan penyembuhan dengan emosi Anda. Ini mengurangi beban pikiran Anda dan mengubah suasana hati Anda seketika. Oleh karena itu, biasakan untuk tersenyum lebih sering. Ini akan membuat Anda bahagia, dan pada saat yang sama orang lain di sekitar Anda juga akan merasakan kebahagiaan yang sama.

Jelajahi Sisi Spiritual Anda :
Tidak ada yang bisa memberikan dukungan emosional lebih baik daripada spiritualitas. Hal ini dapat mempersiapkan Anda untuk menghadapi tantangan hidup dengan cara lebih mendekatkan diri kepadaNya. Ketika Anda mendapatkan perkembangan rohani, Anda dapat mengerti pengaruh penyembuhan rohaniah. Bagaimanapun juga, hanya Tuhan YME-lah yang mampu mendengar semua keluh kesah hambaNya. Jadi imbangilah sisi duniawi dan juga sisi rohani Anda. Niscaya, Anda akan lebih bahagia dari sebelumnya.

Membantu Orang Lain :
 Membantu orang lain akan memberikan banyak perasaan positif dan kepercayaan diri. Anda akan mulai menghargai hidup Anda. Anda akan menyadari betapa beruntungnya dan diberkahinya Anda. Ini akan memperkokoh ikatan karena Anda mampu berbagi dengan orang lain. Hal ini juga dapat dikatakan bahwa ketika Anda memberikan sukacita kepada orang lain, sukacita yang sama akan datang kembali kepada Anda.

Ketika Anda galau dan merasa sedih, buatlah upaya untuk membawa kebahagiaan hidup. Jangan cuma kesal dan mengurung diri di dalam kamar Anda. Bangun dan melakukan beberapa latihan yang akan merevitalisasi tubuh Anda dengan beberapa energi tambahan yang positif. Mandilah dengan air hangat untuk meremajakan semangat Anda. Gunakan ide-ide kreatif untuk menulis, menggambar, mengukir, atau mengerjakan hobi lainnya. Ide-ide kreatif adalah cara terbaik untuk membebaskan emosi Anda yang terpendam dalam diri Anda dan mengganggu Anda terlalu banyak.
 Dampaknya memang luar biasa untuk perkembangan mental saya dalam menghadapi hari. Bertemu teman-teman dan memiliki beberapa waktu menyenangkan bersama. Jika Anda seorang pencinta olahraga, pergi dan bermain olahraga favorit Anda dengan teman-teman Anda.

Ada begitu banyak hal-hal sederhana di luar sana yang dapat membuat kita merasa sangat bahagia, tapi kita cenderung mengabaikannya dan memilih untuk cepat-cepat mengeluh, menyalahkan keadaan dan putus asa. Ingat, Tuhan tidak menyukai hambaNya yang mudah berputus asa. Semua rasa tidak nyaman di dalam kehidupan Anda, ditujukan untuk mendewasakan dan mengasah mental Anda agar kuat dalam menghadapi kerasnya kehidupan ini. Sekarang Anda telah belajar bagaimana membuat diri Anda bahagia, memberdayakan diri dengan segala kemungkinan yang dapat membuat Anda bahagia dan menikmati hidup yang sesungguhnya.



Source

Jadikan Hatimu Seluas Samudera



Seorang Guru sufi mendatangi salah seorang muridnya karena wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?” sang Guru bertanya.
“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habisnya.” jawab sang murid muda. 

Sang Guru terkekeh, “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu”. Si murid pun beranjak pelan tanpa .
 Ia laksanakan permintaan gurunya itu, 
lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru. 
Setelah itu coba kau minum airnya sedikit. Si murid pun melakukannya. 
Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.
“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis. 
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis.

“Sekarang kau ikut aku.” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka.
“Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.” 
 Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. 
Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau. 
Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, 
dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya.
 Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, 
Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”
“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan tangannya.
 Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.
“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”
“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

Sang Guru mulai menjelaskan setelah muridnya selesai minum.  
“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. 
Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.” 

 Si murid terdiam, mendengarkan.
“Tapi Nak, rasa asin dari penderitaan yang dialami sangat tergantung dari kapasitas besarnya “qalbu” (hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, besarkan hatimu sebesar-besarnya. Jadikan qalbu dalam dadamu itu menjadi seluas samudera.”



Minggu, 16 November 2014

Bagaimana Mengasah Kecerdasan Emosi Anda?

Siapapun bisa marah. Marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yg baik, bukanlah hal mudah.”
– Aristoteles, The Nicomachean Ethics.


Mampu menguasai emosi, seringkali orang menganggap remeh pada masalah ini. Padahal, kecerdasan saja tidak cukup menghantarkan seseorang mencapai kesuksesan. Justru, pengendalian emosi yang baik menjadi faktor penting penentu kesuksesan hidup seseorang. Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran mental dari seseorang yang cerdas dalam menganalisa, merencanakan dan menyelesaikan masalah, mulai dari yang ringan hingga rumit.

Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa memahami, mengenal, dan memilih kualitas mereka sebagai insan manusia. Orang yang memiliki kecerdasan emosi bisa memahami orang lain dengan baik dan membuat keputusan dengan .
 Lebih dari itu, kecerdasan ini terkait erat dengan bagaimana seseorang dapat mengaplikasikan apa yang ia pelajari tentang , mencintai dan berinteraksi dengan sesamanya. Ia pun tahu tujuan hidupnya, dan akan bertanggung jawab dalam segala hal yang terjadi dalam hidupnya sebagai bukti tingginya kecerdasan emosi yang dimilikinya.
 Kecerdasan emosi lebih terfokus pada pencapaian kesuksesan hidup yang “tidak tampak”.

Kesuksesan bisa tercapai ketika seseorang bisa membuat kesepakatan
dengan melibatkan emosi, perasaan dan interaksi dengan sesamanya. Terbukti, pencapaian kesuksesan secara materi tidak menjamin kepuasan hati seseorang. Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi (yang juga dikenal dengan sebutan “EQ”), dikenalkan melalui pasar dunia. Dinyatakan bahwa kemampuan seseorang untuk mengatasi dan menggunakan emosi secara tepat dalam setiap bentuk interaksi lebih dibutuhkan daripada kecerdasan otak (IQ) seseorang.

Sekarang, mari kita lihat, bagaimana emosi bisa mengubah segala keterbatasan menjadi hal yang luar biasa….

Seorang miliuner kaya di Amerika Serikat, Donald Trump, adalah contoh apik dalam hal ini. Di tahun 1980 hingga 1990, Trump dikenal sebagai real estate yang cukup , dengan kekayaan pribadi yang diperkirakan sebesar satu miliar US dollar. Dua buku berhasil ditulis pada puncak karirnya, yaitu “The Art of The Deal dan Surviving at the Top”.
Namun jalan yang dilalui Trump tidak selalu mulus. Anda ingat yang melanda dunia di akhir tahun 1990? Pada saat itu harga saham properti pun ikut anjlok dengan drastis. Hingga dalam waktu semalam, kehidupan Trump menjadi sangat berkebalikan.

Trump yang sangat tergantung pada bisnis propertinya ini harus menanggung hutang sebesar 900 juta US Dollar! Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi kebangkrutannya. Beberapa temannya yang mengalami nasib serupa berpikir bahwa inilah akhir kehidupan mereka, hingga benar-benar mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Di sini kecerdasan emosi Trump benar-benar diuji. Bagaimana tidak, ketika ia mengharap simpati dari mantan istrinya, ia justru diminta memberikan semua harta yang tersisa sebagai ganti rugi perceraian mereka.
Orang-orang yang dianggap sebagai teman dekatnya pun pergi meninggalkannya begitu saja. Alasan yang sangat mendukung bagi Trump untuk dan menyerah pada hidup. Namun itu tidak dilakukannya. Trump justru memandang bahwa ini kesempatan untuk bekerja dan mengubah keadaan. Meski secara finansial ia telah kehilangan segalanya, namun ada “intangible asset” yang tetap dimilikinya. Ya, Trump memiliki pengalaman dan pemahaman bisnis yang kuat, yang jauh lebih berharga dari semua hartanya yang pernah ada!

Apa yang terjadi selanjutnya?. Fantastis, enam bulan kemudian Trump sudah berhasil membuat kesepakatan terbesar dalam sejarah bisnisnya. Tiga tahun berikutnya, Trump mampu mendapat keuntungan sebesar US$3 Miliar. Ia pun berhasil menulis kembali buku terbarunya yang diberi judul “The Art of The Comeback”. Dalam bukunya ini Trump bercerita bagaimana kebangkrutan yang menimpanya justru menjadikannya lebih bijaksana, kuat dan fokus daripada sebelumnya. Bahkan ia berpikir, jika saja musibah itu tidak terjadi, maka ia tidak akan pernah tahu teman sejatinya dan tidak akan menjadikannya lebih kaya dari yang sebelumnya. Luar biasa bukan?


Kecerdasan Emosi memberikan seseorang keteguhan untuk bangkit dari kegagalan, juga mendatangkan kekuatan pada seseorang untuk berani menghadapi ketakutan. Tidak sama halnya seperti kecerdasan otak atau IQ, kecerdasan emosi hadir pada setiap orang dan bisa dikembangkan.

Cara Melatih dan Meningkatkan Kecerdasan Emosi

 

Berikut beberapa tips bagaimana cara melatih kecerdasan emosi :

1. Selalu hidup dengan keberanian.
Latihan dan berani mencoba hal-hal baru akan memberikan beragam pengalaman dan membuka pikiran dengan berbagai kemungkinan lain dalam hidup.

2. Selalu bertanggung jawab dalam segala hal.
Ini akan menjadi jalan untuk bisa mendapatkan kepercayaan orang lain dan mengendalikan kita untuk tidak mudah menyerah. “being accountable is being dependable”

3. Berani keluar dari zona nyaman.
Mencoba keluar dari zona nyaman akan membuat kita bisa mengeksplorasi banyak hal.

4. Mengenali rasa takut dan mencoba untuk menghadapinya.
Melakukan hal ini akan membangun rasa dan dapat menjadi jaminan bahwa segala sesuatu pasti ada solusinya.

5. Bersikap rendah hati.
Mau dan berani mengakui kesalahan dalam hidup justru dapat meningkatkan kualitas nilai diri kita.

Jadi, kuasailah kecerdasan emosi anda!. Karena mengendalikan emosi merupakan salah satu faktor penting yang bisa mengendalikan Anda menuju sukses dan juga menikmati warna-warni kehidupan.


Source

Menghadapi Pertanyaan ‘Kapan Kamu Menikah?’

Apakah orang-orang terus mengganggu Anda dengan pertanyaan itu?
Apakah itu sangat mengganggu Anda ketika menanyakannya saat ditengah-tengah orang banyak?Apakah orang-orang selalu mengatakan bahwa Anda harus menikah dan punya anak sebelum terlambat?. Simak semuanya dalam artikel ini.



Biasanya pertanyaan seperti, ‘Kapan Kamu Nikah?’ atau ‘Sudah Berapa Anakmu Sekarang?’ selalu dilontarkan kerabat atau orang-orang ketika menghadiri pesta pernikahan, reuni, atau acara kumpul . Apalagi, jika Anda masih berstatus single atau bujang. Tentunya pertanyaan seperti ini agak sedikit ‘mengganggu’. Bagaimana tidak mengganggu?seharusnya pertanyaan seperti ini sama dengan kita menanyakan ketentuan dari Tuhan. Sama seperti rezeki dan kematian, urusan jodohpun juga kita tidak akan pernah tahu kapan datangnya.

Nah, dalam artikel berikut saya tuliskan beberapa jawaban untuk menjawab pertanyaan seputar dan anak-anak. Pastinya dengan jawaban yang sopan agar tidak menyinggung perasaan si penanya.

Cara Menjawab Pertanyaan Tentang Pernikahan dan Anak-anak

 

1. Kenapa kamu belum juga menikah? : Ya, mudah-mudahan akan segera bertemu jodoh untuk saya di waktu dekat ini. Minta do’anya.

2. Punya suami/istri dan anak-anak pasti tambah rezeki : Memang bener sih, tapi kalau urusan jodoh apa harus dikejar sampai dapet?kalau belum dipertemukan gimana?apa masih dikejar?

3. Kalau nggak nikah, ntar jadi perawan tua (bujang lapuk) lho! : Maunya sih saya pengen nikah, coba dong dikenalin sama temenmu. Jadi, aku usaha kamu juga usaha.

4. Semua teman kamu sudah menikah, kamu kok belum? : Bagi saya, menikah bukan perlombaan. Jadi, lebih baik saya menunggu orang yang ditentukan Tuhan untuk menjadi pasangan hidup selamanya daripada terburu-buru dan gagal.

5. Jadi kapan waktu yang tepat buatmu untuk menikah : Waktu yang tepat adalah ketika saya menemukan orang yang yang mau menerima saya apa adanya.

6. Nikah itu biar nggak kesepian : Jadi menikah karena alasan merasa kesepian?Saya menikah untuk melengkapi . Bukan biar nggak kesepian. Banyak juga pasangan yang menikah masih saja merasa kesepian.

7. Kenapa kau tidak menikah saja? : Sayangnya, sampai saat ini belum ada seorang yang cukup baik bagi saya untuk berbagi hidup.

8. Kalau cari yang sempurna, kamu nggak nikah-nikah : Saya tidak mencari orang yang sempurna. Saya mencari orang yang bisa melengkapi saya.

Orang yang menikah hanya karena mereka dikejar umur, takut diolok-olok, atau karena mereka khawatir tidak menemukan jodoh yang dapat menyayangi mereka, berarti memiliki masalah . Orang percaya diri akan tahu bahwa ia dapat menemukan pada setiap titik waktu dan kapan saja. Karena dia selalu tahu, Tuhan pasti memberikan yang terbaik bagi hambaNya. Kebanyakan orang memaksakan standar aneh dan keyakinan pada diri mereka sendiri pada pertanyaan yang seharusnya tidak dipertanyakan.
Siapa bilang bahwa pernikahan harus terjadi pada tertentu?
Siapa bilang bahwa pasangan menikah pasti ?
Siapa bilang bahwa standar waktu menikah yang tepat bagi mereka sama dengan Anda?
Kebanyakan orang mengikuti pola pikiran satu sama lain secara sama karena mereka terlalu kurang percaya diri untuk mengikuti hati mereka sendiri atau dengan jalan mereka sendiri. Akibatnya, mereka menikah karena keterpaksaan hingga berujung pada karena bermacam alasan. Karena cinta memang tidak bisa dipaksa dan dibohongi. Dan menikah itu seharusnya sekali seumur hidup karena sebuah komitmen mengikat janji suci untuk selamanya.

Apakah suka atau tidak, kita bisa terkena sejumlah besar pikiran negatif dalam kehidupan kita. Jika kita tidak membuang jauh pikiran negatif ini dengan dengan pemikiran yang positif, kita pasti akan menjadi orang pesimis, sedih dan akhirnya . Jadi, percayalah dengan kata hati Anda, jangan , dan Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik untuk Anda.


Source