Tampilkan postingan dengan label spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label spiritual. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2023

17 Tingkat Kesadaran Manusia; Peta Kesadaran by Prof.Dr.David.R.Hawkins

 


Berikut 17 Tingkat Kesadaran Manusia yang dikategorikan menjadi Force (getaran negatif) dan Power (getaran positif).

Force (Getaran Negatif)

1. Shame — Malu (20)

Pada tingkatan ini seseorang akan merasa dirinya tidak berharga, mengarahkan diri untuk membenci dirinya sendiri, low self-esteem, dan merasa sengsara.

2. Guilt — Bersalah (30)

Sebuah langkah kecil di atas tingkatan malu, namun masih termasuk kedalam getaran rendah (negatif) dalam tingkatan kesadaran. Kecenderungan untuk memanipulasi cara berpikir sendiri, tidak bisa memaafkan diri sendiri atas kejadian masa lalu. Punya tendensi destruktif, menyalahkan orang lain atau lingkungan sekitar (keadaan).

3. Apathy — Apatis (50)

Emosi dari Apatis ini adalah putus asa, merasa tidak memiliki harapan, needy, dan bergantung pada orang. Bentuk ketidakberdayaan.

4. Grief — Kesedihan (75)

Merasa sedih atau kehilangan. Melihat dari sudut pandang bahwa sesuatu itu adalah tragedi untuk dirinya. Cenderung menyesali perbuatan yang telah terjadi.

5. Fear — Takut (100)

Selalu melihat dunia sebagai sesuatu yang berbahaya dan tidak aman. Pada tingkat ini Anda dihantui banyak kecemasan dan rasa takut pada sesuatu yang akan atau belum terjadi.

6. Desire — Keinginan (125)

Tingkat ini dipenuhi dengan hasrat dan nafsu yang kuat. Seseorang di tingkat ini mudah kecanduan sehingga bisa terobsesi dan kompulsi.

Keinginan bisa menjadi dorongan untuk membuat seseorang melakukan apa saja demi mendapatkan yang diinginkannya. Misal, untuk menjadi sukses atau terkenal, memiliki banyak uang, menjadi selebritas, atau mendapatkan apa pun yang menurut orang akan mendatangkan kebahagiaan. Namun, kegagalan untuk mencapai keinginan mengarahkan seseorang pada frustrasi dan kebencian.

7. Anger — Marah (150)

Tingkat ini dapat membuat Anda terjebak dalam rasa frustrasi, menjadi antagonis, dan mencari pembalasan.

Kemarahan dalam waktu lama dapat membuat seseorang terjebak dalam kebencian. Bisa benci dengan orang, keadaan, atau semua hal.

8. Pride — Bangga (175)

Pada tingkatan ini seseorang bisa mulai merasa baikan. Hanya saja perasaan yang muncul adalah perasaan yang salah karena bergantung pada faktor eksternal seperti uang, harta, kemewahan, dan gengsi.

Seseorang yang berada pada tingkatan ini bisa menjadi arogan (menghina, meremehkan sesuatu atau orang lain) dan defensif. Ia meyakini bahwa setiap serangan yang datang dari orang lain bersifat pribadi.

Power (Getaran Positif)

9. Courage — Berani (200)

Sesuai yang disebutkan oleh Hawkins, skala 200 ini adalah titik balik perubahan. Dalam tingkatan ini seseorang mungkin masih punya rasa marah, merasa tidak ada harapan, dan arogan. Akan tetapi, di titik ini ia telah memiliki cukup kekuatan untuk mengatasinya semua itu jauh lebih baik.

Sebagai perbandingan skala di bawah 200 masih melihat diri mereka sebagai korban. Sedangkan tingkat ini adalah titik pertama pemberdayaan.

Jika Anda ada di tingkatan ini Anda akan mulai mengambil tanggung jawab pribadi dan memiliki minat dalam pengembangan diri. Masalah kini dipandang sebagai tantangan yang menarik untuk diselesaikan.

10. Neutral — Netral (250)

Di tingkat kesadaran netral seseorang akan lebih rileks dan fleksibel menjalani hidup. Tidak ngoyo, merasa aman, dan percaya diri.

Contohnya: jika saya dapat kerjaan itu berarti bagus, jika tidak pun tidak masalah.

Seseorang di tingkatan ini memilih melepaskan emosi yang negatif dan mengisinya dengan hal positif.

11. Willingness — Kemauan (310)

Jauh merasa lebih aman lagi. Orang yang berada di tingkatan ini mulai mendorong dirinya untuk melakukan yang lebih baik dalam hal apapun.

Menjadi lebih terorganisir, mengembangkan lebih banyak kemauan dan komitmen untuk berkembang.

12. Acceptance — Penerimaan (350)

Tingkat ini menjadi awal tranformasi kesadaran. Menyadari bahwa diri kitalah yang menjadi sumber kebahagiaan kita sendiri dan kita yakin bahwa ada KEKUATAN BESAR bersama dengan kita.

Mulai pro-aktif untuk mengembangkan diri. Tingkatan dimana seseorang mulai mengatur dan berusaha mencapai tujuan.

13. Reason — Akal Budi (400)

Di tingkatan ini hidup menjadi lebih berarti. Seseorang di tingkatan ini ingin membagikan apa yang ia bisa kepada dunia. Bisa berpikir dengan lebih jelas dan rasional.

14. Love — Cinta (500)

Siapa yang tidak tahu tentang cinta? Dalam tingkatan ini seseorang bisa mencintai tanpa syarat dari hati. Mengetahui dan menyadari bahwa kita saling terhubung satu sama lain sebagai ciptaanNya.

Pada tingkat ini ia akan dipandu oleh KEKUATAN BESAR, juga memiliki intuisi yang kuat. Hawkins menyatakan bahwa hanya 1 dari 250 orang yang bisa mencapai keadaan ini dalam hidup mereka.

15. Joy — Suka Cita (540)

Hanya dengan berada di sekitar orang dengan tingkatan ini dapat mengangkat tingkat kesadaran Anda. Kemurniaan suka cita dan merasa bahagia.

Banyak orang suci dan guru spiritual berada pada tingkat ini. Membawa perasaan utuh dan dapat memperluas kesadaran.

16. Peace — Kedamaian (600)

Ini adalah tingkat transendensi total. Merupakan cara berpikir tentang hal-hal yang melampaui apa yang terlihat, yang dapat ditemukan di alam semesta.

Contohnya, pemikiran yang mempelajari sifat Tuhan yang dianggap begitu jauh, berjarak dan mustahil dipahami manusia.

17. Enlightment — Pencerahan (700-1000)

Tingkat kesadaran manusia tertinggi di mana umat manusia berpadu dengan keilahian. Ini adalah tingkatannya Nabi atau orang yang diberkati ilahi. Dengan hanya memikirkan tentang mereka, seseorang dapat meningkatkan tingkat kesadarannya.

Secara kolektif, individu yang mencapai tingkat kesadaran tertinggi dapat mengimbangi dan membantu mereka yang berada di tingkat kesadaran lebih rendah untuk meningkatkan tingkat kesadarannya.

Mengetahui Tingkat Kesadaran Utama

Mengetahui tentang tingkat kesadaran utama menurut saya sangat penting. Tanpa mengetahui tingkat kesadaran utama, kita ibarat kehilangan arah dan meraba-raba dalam gelap.

Skala Hawkins dapat membantu kita mengidentifikasi ada dimana tingkatan kesadaran kita. Lalu kemudian membuat rencana pengembangan diri yang mudah dan bisa ditindaklanjuti.

 

Kamis, 17 November 2022

Apakah Cakra Itu? Manfaat dan Fungsi Cakra Pada Tubuh Manusia



Chakra berasal dari bahasa sansekerta, artinya roda energi atau roda cahaya yang  berputar. Chakra adalah pusat-pusat energi dalam tubuh, tempat 72000 saluran-saluran energi (nadi) saling bersilangan. Chakra adalah pusat informasi, membantu kita mempersepsi segala sesuatu.


Cakra juga berfungsi sebagai pusat keluar masuknya energi energi eterik dari berbagai lapisan tubuh.

Setiap chakra terhubung dengan bagian-bagian tubuh tertentu. Chakra mengatur kesehatan tubuh kita secara fisik, emosi, spiritual.
Walaupun tidak terbentuk dan menyentuh tubuh secara fisik tetapi setiap cakra sangat penting, setiap cakra bagian-bagian organ penting tubuh yang berbeda

Cakra adalah pusat pembangkit energi pada tubuh manusia dan menjadi inti bagi kehidupan, fungsi cakra adalah sebagai pengatur atau pengolah sirkulasi energi masuk dan keluar dari tubuh, jika tubuh kita sehat dan aliran energi seimbang maka aliran energi pun menjadi lancar dan mengalir tanpa hambatan. Pergerakan energi masuk dan keluar ini sebenarnya yang mengakibatkan sistem biologi kita tetap hidup. Oleh karena itu pembersihan cakra harus dilakukan secara rutin, agar hambatan-hambatan dan energi negatif dapat keluar dan digantikan dengan energi positif sehingga seluruh cakra dapat berfungsi dengan baik.

Cakra juga sangat mirip dengan chip komputer, masing-masing dari cakra menyimpan informasi dari jiwa anda yang sudah dikodekan untuk tujuan dan fungsi yang berbeda.
Contohnya beberapa ingatan kehidupan lampau yang dikodekan dalam sistem cakra tertentu. Sehingga pada fase tertentu dalam hidup dapat diakses oleh memory kita dan menyembuhkan atau memperbaiki hal-hal dari kehidupan lampau dan menciptakan kehidupan sekarang tanpa beban dari kehidupan kita yang lampau. Semakin kita dapat mengakses memory dari cakra ini semakin besar peluang kita menyembuhkan dan membuat sirkulasi dari cakra ini bergerak tanpa hambatan.

Cakra bukan hanya tentang memory dari masa lampau namun juga kehidupan kita di masa sekarang. Ketika cakra-cakra di tubuh kita terbuka, aktif dan seimbang maka proses perjalanan jiwa pun bertransformasi dengam lancar sebagaimana halnya energi-energi yang mengalir bebas dan seimbang, maka kita mulai melakukan perjalanan menemukan diri sejati lalu memprogram cakra-cakra tertentu secara khusus dengan berkah dan bakat khusus yang telah dikaruniakan lalu mengintegrasikannya dengan karunia dan bakat yang paling selaras dengan Jiwa yang kita bawa dalam kehidupan ini sesuai tujuan kehadiran dan misi jiwa kita di kehidupan ini.

Sampai saat ini, yang baru dikenal, manusia punya 12 chakra, 7 di dalam tubuh dan 5 di luarnya. Saat dna manusia berubah dari 2 heliks menjadi 12 heliks, ke 12 heliks dna tersebut akan terhubung dengan 12 chakra.
Tetapi tidak perlu terlalu rumit tentang ini dulu, cukup mengetahui 7 Cakra Utama, membuka, mengaktifkan dan menjaganya tetap bersih dan seimbang dulu maka kita akan mulai merasakan kehidupan yang lebih sehat secara fisik, batin yang tenang dan damai. Dan kita dapat melangkah maju dalam menjalankan peran dan misi jiwa kita dengan penuh keyakinan dan selaras. Chakra yang terabaikan atau terhambat akan mengakibatkan terganggunya sistem energi tubuh kita secara keseluruhan.


Pembersihan dan Pembukaan 7 Cakra Utama Tubuh + Attunement Diamond Reiki (Jarak Jauh)

Manfaat yang diDapat:

1. Pembukaan  7 Cakra Utama dan  Cakra-cakra Minor
 ( Cakra Mahkota, Cakra Ajna, Cakra Tenggorokan, Cakra Jatung, Cakra Pusat, Cakra Seks, Cakra Dasar)

2. Pembersihan dan Penyeimbangan 7 Cakra Utama Tubuh dan Jalur Energi Utama ( Jalur  Sushumna)

3. Menyerap dan Mengakses Energi Penyembuhan Reiki dari Semesta untuk Self Healing, Distance Healing dan Other Healing yang Telah diperkuat aksesnya dengan Berlian maya pada Cakra Mahkota.

4. Akses khusus konsultasi dan bimbingan permasalahan Cakra dan Energi, via Online Chat.

Biaya Rp.577.888,-

Book Attunement 
Pembersihan dan Pembukaan & Cakra Utama dan Jalur Energi Penyembuhan

Informasi dan pertanyaan lebih lanjut
Silahkan hubungi 
Whatsapp 088989462377

Namaste,
Atika.S Maritza
Spiritual Life Coaching-Teacher Energy Healing-AURA Healer

Rabu, 16 November 2022

Masa Kegelapan Jiwa ; Fase Penting Perjalanan Spiritual

 


Ini terjadi sebelum kebangkitan spiritual.  Biasanya, seseorang mengalami kehilangan segalanya, atau kehilangan hampir semua yang melekat pada jiwanya.  Contohnya sesuatu yang penting bagi Anda yang dapat tergantikan atau yang  tidak dapat diganti.
Ini termasuk keluarga, orang2 yang anda cintai, tempat tinggal, pernikahan, kendaraan, pekerjaan, dll.
Kehilangan salah satu dari ini dapat menyebabkan depresi berat,
tetapi kehilangan segalanya atau hampir semuanya dalam satu waktu..
Inilah malam gelap jiwa.  Merasakan Sendirian berjalan dalam kegelapan akan menjadi pengalaman terburuk dalam hidup Anda. 


Bisa saja...tidak setiap jiwa perlu mengalami ini untuk mengalami  kebangkitan spiritual.  Namun, biasanya beberapa dari kita agak lebih keras kepala daripada yang lain walaupun sudah dibangunkan dengan cara yang lembut namun kembali tidur lagi
Terkadang  malah berusaha mengabaikan atau menganggapnya tidak ada (padahal dirasakannya), penyebabnya bisa berbagai hal, baik itu karena  “tuntutan” lingkungan yang tidak memungkinkannya memiliki kesempatan untuk mengevaluasi diri atau kontemplasi mendalam memahami kebutuhan dari jiwa. Atau pun karena saking kuatnya tarikan  yang diberikan oleh lingkungannya, sehingga keasyikan, dan panggilan bangunnya pun terabaikan karena cenderung lebih tertarik pada dunia material ( wujud) yang diterima karena lebih menyenangkan atau memuaskan naluri indrawinya untuk eksistensi citra diri ( yang sebenarnya palsu)

daripada menyelam ke dalam dan mengasah batin ,  mengenali dirinya yang sejati atau asli.

maka pada suatu titik, kebingungan eksistensial ini akan berubah menjadi kehampaan eksistensial dan terus menerus berputar di tempat yang sama. 

Hal hal seperti inilah yang menyebabkan sebagian dari kita tidak hanya membutuhkan dorongan, tetapi bahkan dijatuhkan dari tebing tertinggi ke jurang terdalam. 

Dilansir dari LonerWolf.com

The Dark Night of the Soul atau bisa di artikan masa kegelapan jiwa, adalah suatu periode dalam hidup ketika kita merasa benar-benar terputus dari Tuhan atau Ilahi, semakin Anda sadar akan putusnya hubungan ini, semakin besar kemungkinan Anda mengalami The Dark Night of the Soul.

Melalui periode The Dark Night of the Soul sangat terkait erat dengan proses kebangkitan spiritual, sebelum melihat dan menemukan cahaya (yaitu kebangkitan spiritual) kita harus “berjalan melalui lembah hitam bayang-bayang dari kematian”, untuk mempersiapkan hati dan pikiran kita dalam rangka peningkatan kesadaran.

Coba kita analogikan seperti berpakaian, untuk mengenakan pakaian yang baru maka Anda harus melepaskan terlebih dahulu pakaian yang lama, singkatnya, itulah yang dimaksud dengan The Dark Night of the Soul, semua yang lama harus dilucuti terlebih dahulu guna memberi jalan pada yang baru.

Ini berarti bahwa semua penderitaan yang Anda alami selama periode The Dark Night of the Soul adalah semata-mata untuk suatu tujuan, yaitu, penghancuran sistem  yang lama (meliputi kepercayaan, identitas, kebiasaan lama) untuk membuka jalan bagi jalan-jalan kehidupan yang baru dan segar.

Hidup merupakan sebuah siklus kelahiran dan kematian, karena itu, melewati malam gelap bukanlah sebuah pengalaman yang indah, intinya ini adalah sebuah pengalaman yang tersulit yang di ketahui oleh kita sebagai umat manusia.

Semuanya akan dilucuti dari Anda, tidak ada cahaya, tidak ada kejelasan dan tidak ada kedamaian, tetapi ketahuilah seperti segala sesuatu dalam hidup, secara alami akan memudar.


Beberapa tanda Anda mungkin sedang mengalami The Dark Night of the Soul (bersamaan dengan kebangkitan spiritual) :

• Anda merasa terisolasi dari segalanya (orang lain, diri Anda sendiri, kehidupan).

• Anda merasa ditinggalkan oleh Tuhan / Ketuhanan.

• Suasana hati Anda hampir selalu rendah dan melankolis.

• Anda merasa tersesat dan tidak tahu arah mana yang benar.

• Anda merasa putus asa dan merasa ngeri saat mengamati dunia.

• Anda merasakan ketakutan yang bersifat eksistensi.

• Anda merasakan kelelahan yang dalam hingga terasa sampai ke tulang Anda.

• Anda kehilangan motivasi untuk terus melakukan apa yang biasa Anda lakukan.

• Anda kehilangan minat pada banyak hal yang dulunya begitu menarik minat anda.

• Anda terus merenungkan pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kehidupan.

• Anda merasa tidak cocok atau seharusnya tidak berada di planet ini.

Daftar ini belum tentu mencakup semua tanda-tanda yang mungkin terjadi ketika berada di periode The Dark Night of the Soul,

 Anda mungkin mengalami tanda-tanda yang tidak disertakan diatas.
 

Ada beberapa cara untuk mempercepat proses The Dark Night of the Soul 

1.melakukan latihan-latihan yang berhubungan dengan bathin seperti meditasi dll

2. mengasah dan melatih bathin juga sangat penting

Teman2 dapat menyimak video saya sebelumnya tentang 5 Cara membersihkan Cakra2 dan energi tubuh dan 3 Cara Praktis Penyembuhan Luka batin, ini akan sangat membantu proses penyembuhan dan melalui malam kegelapan Jiwa. Nanti Link video nya saya taruh di kolom deskripsi ya teman2

ini seperti perbedaan antara membiarkan pakaian lama Anda lepas begitu saja (proses yang lama dan melelahkan) atau secara aktif menarik pakaian lama Anda dan membuangnya sendiri.

Di setiap rasa sakit ada cahaya terang yang menunggu disana ketika kita sudah berhasil melewati badainya.
Berlian pun harus melewati proses panjang dan rumit hingga berkilau indah juga bernilai tinggi? Manusia pun sama memiliki berlian didalam dirinya..ditempa dengan tantangan hidup, kesakitan, kesedihan hingga akhirnya batinnya berkilau ketika berhasil melewati setiap ujiannya,
Terkadang obat memang pahit tapi itu menyembuhkan dan tetap harus kita minum atau terima rasa pahitnya sebagai proses kita berkembang versi terbaik kita.

Saya yakin setiap ada suatu keadaan tertentu yang diambil dari hidup kita artinya Semesta memberikan ruang untuk keadaan atau pengalaman baru yang hadir dalam kehidupan kita.seiring peningkatan dimensi kesadaran spiritual kita maka dunia kita pun berubah dan terjadilah lompatan kuantum.
 Jika saat ini Anda sedang melalui fase tergelap dalam hidup Anda, jangan menyerah.  Mungkin terasa seperti selamanya, tetapi matahari akan terbit.  Anda berada di sini karena suatu alasan dan Anda mengalami rasa sakit ini karena sumber penciptaan memiliki sesuatu yang khusus direncanakan untuk Anda.  Saya berharap Anda. beruntung dalam perjalanan ini.

Selanjutnya tugas kita adalah fokus pada hal-hal yang ingin kita capai dalam hidup.
Ingat… energi tidak mengenal kebahagiaan atau kesedihan, baik atau buruk.
Alam Semesta layaknya sebuah provider, apa yang kita fokuskan itulah energi yang kita tarik.
Jadi… mulailah memikirkan, merasakan dengan penuh kesadaran hal-hal yang membuat kita bahagia dan merasa lebih bersemangat menjalani kehidupan ini
Dan terimalah dengan penuh syukur dan bahagia semua Berkah yang Alam Semesta hadirkan dalam kehidupan kita


Rabu, 09 November 2022

Kreatifitas Adalah Bakat Bawaan Tertinggi Manusia



"Jika ingin mengetahui tentang Rahasia Alam Semesta, Pikirkan Tentang Energi, Frekuensi dan Getaran." -(Nikola Tesla-Fisikawan)

Tuhan adalah Seniman Terhebat, Alam Semesta yang luar biasa beserta isinya termasuk manusia adalah manifestasi kreasi ciptaan tanpa batasNya. Dalam ilmu pengetahuan kuno dari Timur pun sejak lama telah diketahui bahwa Semesta ini adalah getaran " Nada Brahma" yang artinya Alam Semesta adalah Suara (getaran)  Brahma adalah penyebutan untuk Tuhan, Sang Maha Pencipta, Seniman dan hasil karyanya merupakan satu kesatuan tak terpisahkan bukan?

Lantas bagaimanakah cara kita untuk masuk menyelaraskan kesadaran kita sebagai ciptaan (hasil seni) dengan Sang Seniman Tertinggi kita? 

Di video kali ini kita akan masuk untuk memahami sifat Ilahi kita yang membawa sifat dari Sang Pencipta Yaitu Kreativitas yang juga merupakan bagian penting dari proses transformasi jiwa atau sisi spiritual kita.

Kreativitas sangat penting baik secara pribadi maupun dalam masyarakat yang progresif. Dunia membutuhkan energi kreatif. Terlepas dari apakah kita seorang seniman atau penemu, kreativitas perlu menjadi bagian dari hidup , bagian dari kekuatan spiritual kita dan membuat hidup menjadi indah dan menyenangkan. 

"Pikiran Intuitif adalah hadiah suci, dan pikiran rasional adalah hamba yang setia. Kita telah diciptakan oleh sistem masyarakat yang lebih menghormati hamba daripada hadiahnya itu sendiri. ( Albert Einstein-Fisikawan)

Dalam dunia ilmiah dan modern saat ini kita cenderung meremehkan atau mengabaikan seni, namun keduanya penting untuk kehidupan yang seimbang.Tuhan itu kreatif dan kreativitas adalah bagian dari evolusi spiritual kita. Menjadi kreatif adalah cerminan Tuhan; itu membawa kita ke tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Tuhan memberi kita kemampuan untuk menciptakan – Ini adalah salah satu berkat terbesar ! Menjadi kreatif melatih  kita untuk menjadi makhluk ko-kreatif yang memang ditakdirkan untuk kita miliki.

Bagaimanakah cara menggabungkan sisi kreatif dan spiritual? 

Mulailah dengan melibatkan cakra jantung di setiap manifestasi dari kreasi anda. Kita melibatkan energi cinta kasih, ketulusan, bebas dari penilaian dan pengharapan. Ijinkan energi kreatif bekerja mengalir bebas bersama dengan hati atau perasaan anda, jangan batasi dengan pemikiran-pemikiran akan hasilnya. Bebaskan dia bekerja dengan pusat diri anda dan bergabung dengan energi Sang Sumber yang tanpa batas, di lain hari kita akan terkejut dan takjub dengan apa yang telah kita hasilkan, gunakanlah energi cinta dari hati anda, contoh paling nyata adalah: ketika kita menyantap makanan apapun tidak ada yang lebih lezat dari buatan Ibu kita walaupun hanya masakan dengan resep sederhana bukan? karena energi cinta kasih dari cakra jantung dilibatkan maka menghasilkan karya yang bisa memberi kebahagiaan untuk semua keluarga, begitu pula dengan kreatifitas.

Di sebelah kiri atas Cakra Jantung terdapat sebuah pusat energi berwarna biru, ini dimiliki oleh orang-orang yang memiliki bakat seni, dan merupakan tempat kita menghasilkan kekuatan spiritual yang membawa ide-ide kreatif dan mewujudkannya dalam bentuk obyek, disinilah kita memberikan roh atau kehidupan dari inspirasi-inspirasi kreatif, tetapi jika tidak diasah atau digunakan maka bola cahaya ini memudar, semakin kita selaraskan dengan mengekspresikan bakat itu, maka warnanya semakin terang dan berwarna biru elektrik yang menunjukkan energi bakat.

Orang yang sangat kreatif akan memiliki aliran cahaya biru dan perak memancar dari atas kepala mereka menunjukkan orang tersebut berhubungan dengan inspirasi Ilahi.
Bakat dan inspirasi adalah dua energi yang berbeda. Ini karena mereka mewakili dua aspek berbeda dari proses kreatif. Anda bisa menjadi individu yang berbakat tetapi tidak terinspirasi dan sebaliknya. Ketika keduanya bekerja sama, Anda dapat mencapai prestasi kreatif yang hebat.

“Saya percaya pada intuisi dan inspirasi. Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Karena pengetahuan terbatas, sedangkan imajinasi mencakup seluruh dunia, merangsang kemajuan, melahirkan evolusi. Sebenarnya, ini adalah faktor nyata dalam penelitian ilmiah.” - Albert Einstein-


Bagaimana meningkatkan aliran kreatif Anda? 

1. Dopamin Detox
Mengurangi atau jika sudah menjadi kecanduan silahkan putuskan untuk sementara hal-hal yang merangsang timbulnya unsur kebahagiaan instant di otak kita, contohnya social media, game, netflix dan lain-lain alihkan dengan kegiatan bermanfaat yang langsung terasa manfaat perubahannya seketika seperti bersih-bersih dan mendesain ulang kamar atau rumah, olahraga, berjalan atau jogging di pagi hari, berinteraksi secara langsung dengan keluarga juga hewan peliharaan dan orang-orang yang kita temui dengan tingkat yang lebih dalam, memasak dan meditasi , 

 lagipula banyak penelitian membuktikan bahwa penggunaan social media berlebihan mengganggu kesehatan mental dan turunnya rasa penghargaan pada diri sendiri, karena kita akan merasa kurang pada kehidupan kita karena terus-menerus melihat kehidupan orang lain yang terlihat menarik, selebgram ataupun artis idola yang dicitrakan sempurna,
Mulai selaraskan fokus energi ke dalam diri dan setting ulang, kenali sisi terbaik diri yang belum terakses penuh selama ini karena terlalu banyak menghabiskan waktu luang untuk hiburan/kebahagiaan instant atau mengamati gaya hidup orang lain.
Setiap kita mengalihkan fokus kita pada sisi kebahagiaan instant terutama jaman sekarang sangat mudah diakses dan membuat candu sehingga tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk scroll tanpa batas yang berakhir kewalahan pada otak kita juga fisik kita terkuras energinya,
ketika itu terjadi, maka ada Nilai Tertinggi yakni sisi kreatifitas yang terhubung dengan sisi spiritualitas yang merupakan INTI SEJATI yang kita korbankan atau perlahan-lahan kita matikan.
Jika kita mulai mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan yang mengakibatkan kebahagiaan instant maka sisi kreatif kita yang akan muncul dan meningkat bahkan melesat.

Jangan percaya yang saya katakan... tetapi silahkan coba lakukan dan buktikan lalu tolong share pengalamannya di kolom komentar ya.

2. Mulailah dengan menjadi kreatif! 
Tidak masalah jika Anda bukan seorang seniman profesional, jangan melabel diri kita, dengan memberi nama atau label maka kita menghilangkan semua potensi ataupun kapasitas kemampuan kita yang lain dengan sekat-sekat  keterbatasan yang melekat pada pola berpikir. Ingat... diri  kita yang sebenarnya memiliki peluang ketidakterbatasan, bukankah Jiwa kita melampaui realitas ruang dan waktu? dia membawa kecerdasan dan kebijaksanaan Semesta, dia adalah karya indah Sang Seniman TERBAIK.
Jika kau mendefinisikan dan membatasi “Aku” dengan berbagai konsepmu, maka kau akan kelaparan dengan dirimu sendiri. Lalu “Aku” pun akan jatuh ke dalam suatu kotak yang terbuat dari kata-kata, dan kotak itu adalah peti mayatmu sendiri.-(Ar Rumi-Sufistik Persia)

 3. Ungkapkan dan lakukan dorongan kreatif dalam diri 
Jika Anda memiliki keinginan untuk bernyanyi, maka bernyanyilah. Atau jika Anda memiliki keinginan untuk menulis, maka mulailah menulis. Jika ingin melukis, maka melukislah, Jika ingin mendesain,  maka desainlah dalam bentuk apapun, jika ingin memainkan atau membuat musik maka lakukanlah

Jadikan itu bagian dari hidup kita untuk kegembiraan ekspresi kreatif pribadi. Dan jangan menilai kreativitas Anda. Jika itu benar-benar datang dari hati, itu adalah bagian dari aliran Ilahi dan akan membangun juga mendukung pertumbuhan jiwa kita. Dan semakin energi kreatif ini mengalir... maka energi ini pun mempengaruhi lini kehidupan kita yang lain, karena energi ini semakin kita masuk dan mengolahnya dengan baik juga bisa diterapkan dalam proyek-proyek bisnis atau pun pekerjaan yang lain dalam kehidupan kita, 
para Ilmuwan seperti Albert Einstein dan Nikola Tesla begitu pula para ilmuwan lainnya pun melibatkan intuisi atau dunia batin yang terhubung dengan kecerdasan Semesta dalam karya atau proyek ilmiahnya oleh karena itu penemuan-penemuan mereka melampaui pemikiran orang pada umumnya yang didominasi oleh kemampuan berpikir otak saja. 
Dan hasil karyanya sangat mengubah dunia dan memberi manfaat bagi seluruh umat manusia di penjuru bumi hingga hari ini, inilah buktinya bahwa sisi kreatif tidak hanya berhubungan dengan seni saja tapi melingkupi semua bentuk penciptaan yang bisa manusia lakukan. Dan Nikola Tesla seorang fisikawan abad 20 yang bertanggungjawab atas penemuan arus listrik bolak-balik dan penciptaan-penciptaan penting lainnya yang bisa kita nikmati sampai sekarang adalah contoh perpaduan yang indah antara kecerdasan Sains barat dan kecerdasan juga kebijaksanaan kuno dari timur karena ketertarikannya pada pengetahuan Veda kuno dan ini mempengaruhi proyek-proyek energi penemuannya

Kreatifitas adalah Sifat Bawaan Tertinggi yang Kita Miliki turunan dari Sang Pencipta. Jadi...masuklah selaraskan diri dengan frekuensinya dan ambillah Berkah Tertinggi Anda.

Senin, 26 September 2022

Raise Your Vibration ; Seperti Apakah Getaran Energi Multidimensi Tubuh Manusia?

 




Apakah Getaran Energi Multidimensi Itu?

Kita mengetahui bahwa Semesta ini adalah Energi, Frekuensi dan Getaran yang terus menerus bergetar, yang semakin tinggi semakin dekat dengan kecepatan cahaya.

 Frekuensi Getaran Energi adalah tingkat dimana atom dan sub partikel dari suatu benda atau makhluk bergetar dan terus-menerus bergetar hingga pada waktu tertentu, energi ini akan menyatu dan  bergetar pada getaran tertentu dan membentuk realitas.

Jadi...secara umum dipahami bahwa vibrasi energi adalah kualitas energi kita, semakin tinggi getarannya, maka semakin baik pula kualitas energi kita dan semakin rendah getarannya maka semakin rendah pula kualitasnya. Begitulah pemahaman singkat pada umumnya,

Disini saya akan coba berbagi pemahaman dan menguraikan tentang energi secara multidimensi. Tentang bagaimanakah getaran energi tubuh kita dengan lebih mendalam lagi. Yang sebenarnya adalah tingkat getaran energi tubuh kita ini terdiri dari amat sangat banyak hal. Karena segala sesuatu yang menjadi bagian susunan tubuh kita ini terdiri dari banyak unsur. yang masing-masing bagiannya memiliki getarannya masing-masing.sedangkan tubuh kita terdiri dari susunan yang sangat kompleks bukan?

Kita mulai dari bagian terkecil tubuh kita seperti sel-sel tubuh, setiap sel di dalam tubuh memiliki getarannya sendiri. Dari sel kita lanjutkan ke organ yang berada didalam tubuh yang masing-masing pun memiliki getarannya sendiri. Kemudian sistem kelistrikan di tubuh memiliki getarannya  sendiri. Masing-masing cakra baik cakra mayor (utama) maupun cakra minor pun memiliki memiliki getarannya sendiri-sendiri. Kemudian aura dan lapisan-lapisan aura itu sendiri masing-masing memiliki getarannya sendiri. Pikiran memiliki getaran khusus, hati kita pun memiliki getarannya sendiri.

Jadi dari gambaran dan uraian singkat ini bisa dipahami dan dibayangkan betapa kompleksnya dan multidimesi nya vibrasi energi seseorang itu karena setiap bagian dari tubuh memiliki getarannya sendiri. Tetapi ketika kita berbicara tentang sesuatu yang lebih spesifik, maka dari semua unsur getaran ini jika disatukan atau digabungkan, maka akan membentuk getaran keseluruhan atau Getaran Energi Multidimensi kita. Dan keseluruhan gabungan getaran inilah yang disebut Getaran Energi Anda yang merupakan kualitas getaran energi anda.

jadi...walaupun kita memiliki berbagai unsur-unsur tubuh yang memiliki getaran dengan ritmenya masing-masing, namun ketika semuanya bergabung akan membentuk getaran secara keseluruhan. Inilah yang merupakan getaran atau vibrasi unik anda.


Getaran Energi Tinggi dan Getaran Energi Rendah

Getaran energi tinggi adalah getaran energi dengan frekuensi yang lebih tinggi dan terasa ringan.

Contohnya: Cinta Ilahi, Harmoni, Kedamaian, Keseimbangan, Kebaikan, Pengertian dan Kasih sayang.

Getaran Energi rendah adalah getaran energi dengan frekuensi getaran yang lebih rendah dan terasa berat.

Contohnya: Kemarahan, Keraguan, Kebencian, Keraguan, Ketakutan, Iri hati, Penilaian, Ketidaksabaran, Ketidakharmonisan, Ketidakseimbangan dan Rasa tidak aman.

Yang perlu diketahui dan menjadi catatan penting disini bahwa "Energi adalah NETRAL" Pemahaman yang terlanjur tertanam di benak dan pikiran sebagian besar orang adalah getaran energi tinggi dilabel positif dan getaran energi rendah dilabel sebagai negatif. Memang begitulah cara kerja pikiran kita sebagai manusia ketika sedang menggunakan kesadaran  fisik ( pikiran yang dilapisi ego di muka bumi ini kita selalu butuh apapun untuk dilabel, semuanya selalu penuh dualitas, inilah yang menyebabkan polarisasi kita dalam memandang segala sesuatu yang menyebabkan keterpisahan, perbedaan, seperti siang-malam, gelap-terang, Benar-Salah, Baik-Jahat, Aku-Kamu, Hitam-Putih. 

Kesadaran Dualitas inilah yang menyebabkan kekacauan, peperangan atas apapun di muka bumi ini sejak jaman lampau. Namun, sekarang di jaman keemasan kebangkitan kesadaran spiritual ditandai dengan terbangunnya kesadaran spiritual secara massal terlebih disaat-saat pandemi covid 19 luar biasa sekali perpindahan kenaikan dimensi kesadaran yang terjadi di bumi, maka kita akan mulai naik kesadaran menuju kesadaran berbasis Jiwa yang mana menyatu dengan Kesadaran Semesta (Ilahi)

Saya tidak akan membahas tentang dualitas lebih panjang lagi disini, jika teman-teman berkenan nanti akan dibahas di bahasan tersendiri ya,

Kita kembali ke topik getaran energi, setelah saya memberikan gambaran singkat tentang pemahaman dualitas. saya harap teman-teman bisa menjembatani pikiran dengan cakrawala yang lebih luas tentang pemahaman konsep yang terlanjur melekat bahwasanya ada perbedaan getaran energi positif dan negatif, padahal yang sebenarnya energi adalah NETRAL, ketika kita mulai melabel maka akan semakin banyak kekacauan dan penderitaan yang terjadi.

Vibrasi atau Getaran Energi itu sangat kompleks dan multidimensi , jadi tidak cukup dipahami dengan pengertian bahwa ketika kita menghadirkan perasaan cinta, damai, senang,bahagia,bersemangat di dalam pikiran kita maka kita akan berada dalam posisi getaran energi yang lebih tinggi.

dan menghindari bentuk-bentuk emosi seperti rasa sedih, takut, marah, kecewa dan lain-lain karena dilabel negatif atau getaran energi rendah.

Ketika kita mulai melabel emosi tertentu sebagai positif dan negatif, yang terjadi pastinya kita hanya ingin selalu berada dalam getaran tinggi karena dianggap positif. Dan pasti kita menghindari bentuk emosi yang lebih berat seperti kesedihan, kemarahan, kekecewaan, ketakutan dan lain-lain karena dinilai negatif.

Sangat wajar kita akan merasakan sedih, marah dan kecewa karena dikhianati, menderita kerugian dan lain-lain. wajar jika kita merasakan kesedihan ketika kehilangan orang-orang yang disayangi, dicintai atau anggota keluarga lainnya, orang-orang tercerahkan dengan getaran yang sangat tinggi pun masih merasakan emosi ini, apakah lantas getaran mereka langsung turun? tentu saja TIDAK, selama kita menempati tubuh fisik sebagai manusia amat sangat wajar kita merasakan bentuk-bentuk perasaan ( emosi) justru ini membuktikan bahwa kita adalah Manusia ASLI yang memang terdiri dari susunan yang kompleks. Tetapi kita tidak larut dalam bentuk-bentuk emosi itu hingga menjadi bulan-bulanan, kita bertindak dan melatih diri dan kesadaran kita hanya sebagai pengamat dari bentuk-bentuk emosi tersebut. Fase Netral ( Tidak Menolak Duka seperti kita tidak menolak Suka) adalah titik kenaikan atau transformasi jiwa kita yang sebenarnya. Kita tidak akan mencapai terang sempurna jika kita menghindari sisi gelap manusia yang memang ada tetapi takut untuk dihadapi, kita tidak akan mencapai getaran tinggi jika kita tidak mampu mengatasi dan menghadapi getaran energi yang lebih rendah. 

Dengan kita menerima semua bentuk-bentuk emosi getaran rendah seperti marah, kecewa, sakit hati, sedih sebagaimana adanya seperti kita menerima semua energi getaran tinggi dengan bentuk rasa suka dan bahagia kita mengijinkan energi untuk mengalir dan berubah bentuk.

Dalam konteks Spiritual, Emosi adalah bentuk-bentuk aliran energi yang bisa kita rasakan oleh hati atau perasaan kita, dan sesuai sifat energi bahwasanya energi itu harus mengalir bukan? Lalu apa yang terjadi ketika kita menghindari, melarikan diri, mengabaikan atau menekannya sedemikian rupa?  Menolak atau melarikan diri dari Bentuk-bentuk emosi (perasaan) justru hal ini membuat energi kita stagnan dan tidak mengalir, semakin dihindari dan ditekan mulailah terjadi luka batin yang tidak kunjung sembuh, trauma, maupun sumbatan-sumbatan pada cakra-cakra di tubuh eterik kita, dan tebak apa yang terjadi selanjutnya? Justru getaran energi kita makin turun, karena sumbatan-sumbatan atau hambatan-hambatan inilah yang menahan kita di getaran rendah. Jika kita menghindari ini maka kita melewatkan bagian penting dari proses transformasi jiwa menuju kedewasaan spiritual.

Ketika kita terbangun secara spiritual bukan berarti kita harus selalu menjadi makhluk spiritual yang berada dalam getaran tinggi dan menghalau semua bentuk-bentuk energi dari emosi dengan getaran yang lebih rendah ini, tanpa sadar kita bukan berada dalam getaran tinggi tapi tertipu oleh ilusi proyeksi dari ego spiritual, semakin kita menghalau dan mematikan tanpa sadar cakra jantung kita pun mulai mengalami hambatan juga cakra-cakra tubuh lainnya.

Sebenarnya... Yang menjadi penanda dari spiritualitas kita berevolusi adalah kemampuan kita untuk menghadapi dan mengatasi bentuk-bentuk emosi yang tidak nyaman ini tanpa masalah, tanpa pengabaian atau pun menolak. Dan kita tidak membiarkan bentuk-bentuk emosi getaran rendah ini mempengaruhi cara kita berpikir dan bertindak. 

Getaran Tinggi itu tidak bisa dikondisikan dengan manifestasi pikiran saja atau afirmasi. Ketika kita berhasil healing dan dealing dengan energi rendah mengubah sisi gelap menjadi cahaya, menghadapi dan merubah energi berat menjadi ringan maka kita pun secara alami berada pada getaran tinggi yang sesungguhnya secara otomatis dan sangat alami kita merasa utuh, lengkap, damai, tenang, bahagia, sukacita. Karena apa? 

Semakin tinggi getaran energi kita, maka semakin dekat dengan resonansi getaran jiwa yang sesungguhnya. Jiwa kita yang merupakan percikan cahaya dari Sang Ilahi getarannya amat sangat tinggi. Jiwa adalah bagian quantum dari diri kita yang abadi melampaui realitas ruang dan waktu, tubuh fisik yang kita huni sekarang adalah bagian dari jiwa kita, tetapi jiwa bukanlah bagian dari tubuh fisik ini, karena getarannya sangat tinggi. 
Jadi semakin tinggi getaran diri manusia semakin dekat dengan getaran jiwanya. Jadi secara alami dan tanpa mengkondisikan atau situasi apapun kita akan merasa lebih lengkap, lebih bahagia, lebih damai, lebih terpenuhi dari dalam karena getaran kita mendekati atau selaras dengan getaran jiwa kita yang tinggi.
Semakin rendah getaran energi kita maka semakin jauhlah dengan jiwa kita, oleh karena itu yang paling terasa adalah ketakutan , kehampaan, rasa tidak tenang, rasa tidak puas, ketidakseimbangan dalam hidup dll.


Minggu, 16 Januari 2022

Mengenal dan Menemukan DIRI SEJATI ( Higher Self )




Kebangkitan Kundalini adalah proses pembersihan dan pemurnian yang akan membuka kesadaran rohani. Ego terhadap duniawi dan materi akan dikelupas selapis demi selapis. kebangkitan awal Kundalini dapat diibaratkan seperti pengelupasan kulit terluar dari sebuah bawang, yaitu kulit keringnya.

Pengelupasan dari lapisan-lapisan berikutnya dibutuhkan agar inti yang selama ini terpendam dapat muncul. Pada inti inilah terdapat Diri Sejati.

Pribadi Tinggi ( Higher Self)

Mengenai Pribadi Tinggi, cukup sulit dibahas karena banyak pemahaman dan pengertian dari berbagai aliran, namun disini dibahas dari sisi universal yang paling mudah diuraikan juga disederhanakan dengan penyebutan yang mudah dipahami, perlu diketahui manusia sebenarnya memiliki beberapa lapis kesadaran, kesadaran pada seorang manusia terdiri dari Tiga Lapis, yaitu:

Kesadaran Biasa                      = Kesadaran Fisik (Consciousness)

Kesadaran Tinggi/Perantara  = Kesadaran Jiwa ( Soul)

Kesadaran Super                     = Kesadaran Roh ( Super Consciousness)

Kesadaran Super adalah kesadaran pada tingkat Pribadi Tinggi (Roh). Inilah kesadaran sejati yang sesungguhnya dari seorang manusia. Karena Pribadi Tinggi mempunyai unsur-unsur Ilahi, maka getaran Pribadi Tinggi itu sangat tinggi. Untuk dapat memasuki tubuh fisik yang getarannya rendah sebagai manusia, dibutuhkan perantara berlapis-lapis. Inilah sebabnya manusia terdiri dari banyak lapisan (Tubuh Fisik, Tubuh Emosi, Tubuh Mental, Tubuh Intuisi, Tubuh Atma, Tubuh Monad dan Tubuh Ilahi)

Kesadaran Biasa adalah kesadaran yang berasal dari tubuh fisik, sehingga ingatan pengetahuan yang dimiliki pada tingkat kesadaran ini terbatas dari kehidupan ini saja. Diantara Kesadaran Super dan Kesadaran Biasa, terdapat sebuah Kesadaran Perantara, yang biasa disebut dengan Kesadaran Jiwa (Kesadaran Tinggi/Perantara). Berbeda dari Kesadaran Biasa, kesadaran Jiwa dan Kesadaran Roh adalah kesadaran yang lebih permanen. Seluruh ingatan dan pengetahuan dari kehidupan-kehidupan sebelumnya masih dimiliki oleh Kesadaran Jiwa dan Kesadaran Roh. Seseorang yang dapat mencapai salah-satu dari kesadaran Jiwa ataupun Kesadaran Roh, akan dapat memiliki seluruh ingatan dan pengetahuan dari kehidupan-kehidupan sebelumnya.

Roh adalah Abadi, tidak pernah mati. Tujuan dari Roh berada di dunia di dalam tubuh fisik adalah untuk belajar. Dengan adanya tubuh fisik, barulah Roh dapat belajar dari pengalaman-pengalaman yang sebenarnya. Oleh sebab itu, Roh mungkin saja memilih peran-peran yang berbeda dalam kehidupannya di dunia ini. Dengan memiliki pengalaman dari berbagai situasi dan kondisi dalam banyak kali kehidupan, barulah kebutuhan Roh atas pelajaran-pelajaran yang harus dihadapinya dapat dipenuhi. Setelah mencapai pengertian yang amat tinggi (Pencerahan), ataupun pengamalan kebaikan yang luar biasa, Roh dapat kembali lagi ke Sang Pencipta. Konsep ini biasa juga disebut sebagai Reinkarnasi.

Walaupun dalam masa belajar di dunia dengan tubuh fisik, Roh banyak melakukan kesalahan sehingga timbul banyak karma negatif, karma negatif ini tidak melekat pada Roh. Saat seseorang meninggal, Kesadaran Fisik akan lenyap bersamaan dengan meninggalnya tubuh fisik. Roh akan kembali di dimensinya meninggalkan jiwa pada tempat penantian. Seluruh karma negatif ataupun positif tersimpan pada jiwa ini. Ketika Roh akan lahir kembali, Roh akan menggunakan kembali jiwa yang sama dengan yang sebelumnya. Dengan demikian, seluruh karma yang timbul akibat perbuatan-perbuatan dari kehidupan yang sebelumnya akan masuk ke dalam tubuh fisik melalui jiwa.

Pribadi Tinggi (Roh) berada di dunia untuk belajar. Berbagai hal perlu dipelajari sebelum Pribadi Tinggi dapat "lulus" dan kembali kepada Tuhan. Berbagai emosi getaran rendah seperti marah, iri,dendam dan sebagainya adalah beberapa pelajaran dasar yang harus dapat diatasi. Untuk beberapa Roh, kadang-kadang dibutuhkan waktu yang lama dan amat panjang (beberapa kali kelahiran) hanya untuk menguasai satu emosi saja. Pelajaran yang lebih tinggi adalah pelajaran mencintai tanpa pamrih (Unconditional Love) Sedangkan pelajaran terakhir adalah untuk menyatu kembali dengan Tuhan. Tujuan dari pembersihan energi Kundalini adalah untuk mengembalikan Kesadaran Sejati, yaitu Kesadaran Roh. Dengan adanya kesadaran sejati, akan dimengerti bahwa manusia bukan "hanya manusia" Manusia adalah Roh yang dalam perjalanan/pelajaran untuk kembali kepada Tuhan.



Oleh karena setiap perjalanan harus dilewati dengan baik, Roh mungkin akan lahir beberapa kali untuk mengulangi sebuah mata pelajaran yang belum dapat dilewati sebelumnya. Dalam keadaan demikian, Roh bersama para pembimbing mngkin akan memilih kondisi-kondisi yang berbeda, dari jenis kelamin, keadaan fisik, tempat lahir dsb. Karena itu jalan hidup adalah pilihan dan bukan takdir. Sebelum lahir, Roh diberi beberapa pilihan atas peran yang ingin dipilih. Dalam hal ini, memang dapat dikatakan bahwa telah ada semacam perencanaan terhadap jalan hidup. Tetapi manusia sebagai Roh tetap mempunyai kebebasan dalam menentukan arah hidupnya, walaupun garis besar perencanaan sudah dibuat sebelumnya. Perencanaan yang telah dibuat hanyalah mengenai apa yang akan dihadapi. Sementara itu, tindakan yang yang akan dilakukan untuk sebuah peristiwa adalah sepenuhnya kebebasan Roh. Dari tindakan yang dilakukan inilah, penilaian dilakukan terhadap Roh. Tindakan yang dilakukan juga mungkin menyebabkan perubahan-perubahan dari garis kehidupan yang ada, mulai dari jangka waktu hidup, pelajaran berikutnya, dan sebagainya. Dari sini bisa dilihat bahwa setiap hal yang dilakukan amatlah penting. Setiap tindakan akan membuat perubahan-perubahan ke masa depan. Manusia adalah Roh yang mempunyai kebebasan dalam arti yang luas.

Setelah proses pemurnian Kundalini berjalan cukup jauh, beberapa masa kehidupan sebelumnya akan diketahui dengan jelas. Pengetahuan mengenai kehidupan lampau memang dbutuhkan untuk perkembngan spiritual. Beberapa kehidupan dari masa lalu mungkin masih memberikan hutang karma atau hutang pelajaran. Untuk dapat keluar dari lingkaran reinkarnasi, seluruh hutang karma dan pelajaran ini harus dapat diselesaikan dengan baik. Hutang-hutang ini ada yang berasal dari beberapa kehidupan yang baru lalu, dan ada pula yang berasal dari beberapa kehidupan zaman kuno.

Pada tahap awal, kesadaran berada pada kesadaran biasa/kesadaran fisik. Dengan berkembangnya kesadaran, disadari pula adanya Kesadaran Jiwa dan Kesadaran Roh. Untuk mencapai kesadaran sejati, pertama-tama seseorang harus mengenal Pribadi Tingginya dengan baik. Setelah mengenal Pribadi Tingginya, orang tersebut harus berusaha untuk menyatu/integrasi dengan Pribadi Tingginya (mengusahakan agar Pribadi Tinggi bersemayam pada cakra jantung karena disinilah singgasananya yang sebenarnya) dan jika Pribadi Tinggi telah bersemayam di cakra jantung secara permanen, seluruh pikiran dan perbuatan akan berdasarkan Kesadaran Roh yaitu cinta kasih, Roh terhubung langsung dengan Ilahi, sementara itu manusia terhubung langsung dengan Ilahi melalui perantaraan Roh yang berada diatas kepala manusia. Dengan bersemayamnya Roh pada cakra jantung secara permanen. Roh menjadi satu dengan manusia. Dengan demikian, hubungan langsung antara Roh dengan Ilahi menjadi hubungan langsung antara Ilahi,Roh dan manusia.

Sebelum menyatu Pribadi Tinggi bersemayam di cakra kedelapan beberapa belas milimeter diatas kepala

Istilah "Guru Sejati" sering sekali didengar. Guru Sejati sebenarnya adalah tidak lain dari Pribadi Tinggi (Higher Self) seseorang. Oleh sebab itu,menemukan Kesadaran Sejati sama dengan menemukan sang Guru Sejati. Roh sebagai sesuatu kesadaran yang telah hidup ratusan kali mempunyai pengetahuan yang tidak terbatas. Roh juga mengetahui dengan jelas kebutuhan-kebutuhan dan cara untuk memenuhi seluruh kebutuhan tersebut.

Untuk tekhnik meditasi menjumpai dan menyatu dengan Pribadi Tinggi ( Higher Self) dapat dibaca disini, Terimakasih

Rabu, 12 Januari 2022

Tujuh Langkah Menuju Kebahagiaan Sejati dan Cara Menggapainya



Langkah Satu -- Temukan Diri Anda

Masing-masing dari kita memiliki tujuan hidup. Dengan mengetahui tujuan tersebut seperti, siapa diri kita, apa yang kita inginkan, dan bagaimana kita ingin menjalani hidup kita, 
Akan memberi titik awal untuk meraih kebahagiaan sejati. 
Semakin jelas misi kita dalam hidup, semakin baik pula kesempatan kita untuk mewujudkannya. Setiap pilihan yang membuat pilihan-pilihan bijaksana yang konsisten dengan misi kita, itu berarti kita telah berada di jalur menuju kebahagiaan sejati, kita adalah Tuan dari pilihan-pilihan hidup kita, tidak ada seorang pun yang dapat mengambil hal itu dari kita, dan disanalah letak kebebasan dan kebahagiaan kita, tentunya setiap kali anda perlu membuat pilihan, pikirkan baik-baik pilihan tersebut beserta konsekuensinya.

Setiap hari kita diberikan sebuah kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru tentang lingkungan dan diri kita sendiri. Agar pembelajaran ini dapat diperoleh, kita harus mewaspadai pengalaman kita dan meluangkan waktu untuk merenungkannya. Jika kita sepenuhnya menyadari segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, kita akan mempelajari setidaknya satu pelajaran yang sangat bermakna tentang kehidupan sehari-hari, jika kita terbuka untuk belajar, kita mendapatkan manfaat untuk mempelajari setidaknya satu pelajaran berharga setiap hari. Peningkatan atau pertumbuhan kesadaran diri merupakan anugerah dan aset berharga. Intuisi muncul karena memiliki visi, kehidupan dengan integritas dan melakukan meditasi.

Menemukan diri anda dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
"Jika anda memenangkan undian sejumlah 20 miliar rupiah, aktivitas apa yang akan Anda lakukan?
Pasti sesuatu yang sangat anda cintai.
Penjelasan Pernyataan Misi Anda:
-Apakah keinginan yang sangat menggebu-gebu seumur hidup anda?
-Kegiatan apa yang begitu menantang dan membuat anda memiliki lebih banyak energi ketika melakukannya?
-Aktifitas apa yang membuat anda merasa berharga, saat anda membuat perbedaan dan mencintai setiap peristiwanya?
( Misalnya: menjadi sukarelawan, membuat perbedaan dalam hidup orang lain menjadi lebih baik, menjadi pembicara motivasi, menulis karya yang inspirasional dll)

Silahkan jawab dan buat catatan kecil untuk menemukan Diri Anda, Tujuan hidup adalah memiliki kehidupan dari tujuan. Pikirkan dan tulis tentang Misi-misi anda dalam hidup. Bacalah dan perhatikan apakah hal tersebut mencerminkan bagaimana anda hendak memimpin arah kehidupan menuju kesana.





Langkah Dua -- Pertahankan Perilaku-perilaku Positif

Kita diberkahi dan dianugerahi hal-hal yang unik, Guna menjadikannya lebih unik dan berkah kita harus tahu apa itu sebenarnya. Semakin jelas visi kita, semakin baik pula kesempatan untuk mewujudkannya. Saat kita menemukan jati diri kita dan percaya akan kapasitas yang melekat dalam diri kita, kita juga akan merasa bahwa dunia juga mulai mempercayai kita. Dengan kata lain, kita harus menyadari dan menghargai, terutama pada saat-saat kepedihan, bahwa saat-saat baik dan buruk saling mengikuti seperti siang mengikuti malam. Jika kita fokus pada apa yang kita miliki dan apa yang kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari, kita akan menarik lebih banyak berkah dari kehidupan diri kita sendiri.

Kita tidak dapat mengendalikan pikiran atau tindakan orang lain. Satu-satunya kendali yang kita miliki adalah pikiran-pikiran, dan tindakan-tindakan kita sendiri. Mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang lain benar-benar membuang energi sia-sia. Mari kita fokuskan untuk menjadi yang baik, untuk melakukan yang terbai dan meluangkan waktu dengan orang-orang tercinta.
Semakin kita berkonsentrasi pada etika, prinsip-prinsip, dan tindakan-tindakan kita, kita akan semakin mampu mengendalikan kebahagiaan kita. Kita harus menggunakan kendali ini untuk memberikan usaha-usaha terbaik kita dalam kehidupan dan kemudian mulai berhenti mengkhawatirkan apa yang lepas dari kendali kita.

Pertahankan Perilaku-perilaku Positif  dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
-Apakah kekuatan-kekuatan unik anda?
(Misalnya; Bersikap positif, memberi inspirasi dan motivasi, memberi keputusan dll)
-Jelaskan visi anda. Apakah tujuan-tujuan hidup anda?  Mulailah dengan mempertimbangkan apa yang akan anda pilih untuk dimiliki jika Anda mampu memiliki segala sesuatu yang diinginkan.

Perilaku kita terhadap orang lain merefleksikan bagaimana kita memandang diri sendiri.



Langkah Tiga-- Asah Bakat Hidup Anda


Kita semua memiliki beragam peran dalam hidup. Saat kita bekerja dengan rasa tanggungjawab dan pengabdian, memberi semangat pada orang lain, dan menjadi pemimpin sejati di setiap aspek kehidupan kita, pemimpin sejati adalah seseorang yang dapat menemukan lalu mengoptimalkan sisi dan potensi terbaik dirinya dan juga orang-orang sekitarnya, maka kita mulai membuat perbedaan positif dalam hidup kita dan orang-orang di sekitar kita.

Ingatlah, kita hanya mempunyai sejumlah waktu yang terbatas untuk menemukan tanggung jawab-tanggung jawab kita dan menyadari aspirasi -aspirasi kita. Kita hanya diberi sejumlah waktu yang terbatas di atas bumi ini, masing-masing dari kita hanya memiliki 24 jam sehari. Kitalah yang memilih cara untuk menghabiskannya. Memfokuskan pada prioritas-prioritas kunci dan memperjuangkan suatu pandangan yang seimbang merupakan kunci meraih keselarasan, kesuksesan dan kebahagiaan.
Jika kita terlalu sering mencoba, prioritas kita akan tercampur-aduk. Hal ini dapat menyebabkan frustasi dan rasa tidak bahagia. 
Ingat, jika kita mempunyai terlalu banyak prioritas, berarti kita tidak punya prioritas sama sekali. Pilihlah tiga atau empat prioritas dan fokuslah hanya pada prioritas itu setiap harinya.

 Asah Bakat Hidup Anda dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
- Peran apakah yang anda ingin jalani dalam hidup anda?
(Misalnya, orangtua, suami istri,anak, profesional, karyawan, anggota komunitas, anggota masyarakat dll)
-Aspek apa dalam peran anda yang menurut anda paling penting?
(Misalnya: menghabiskan saat-saat berkualitas dengan keluarga, pengembangan profesional dalam pekerjaan, melakukan kerja sosial dll)

Semakin sering kita melibatkan diri dalam kegiatan yang membawa makna dan nilai luar biasa dari kita, maka akan semakin besar kesempatan kita untuk mengalami pertumbuhan yang sebenarnya. Luangkan waktu lebih banyak untuk melakukan hal yang bermakna bagi anda. Jangan buang waktu untuk kegiatan yang tidak beresensi. kita sering begitu mudah mengindahkan prioritas kita, tetapi pasti ada harga yang harus dibayar setiap kali mengalihkan perhatian pada hal-hal yang tidak sejalan dengan misi kita. 
Kita dapat meraih fokus dari keinginan kuat untuk meraih tujuan kita dengan memiliki visi yang jelas dan keinginan yang kuat, kita dapat mengarahan fokus kita pada hal-hal yang esensial, fokuskan energi anda pada sesuatu yang di identifikasi sebagai sesuatu yang penting dalam hidup, Apakah sesuatu itu sejalan dengan misi Anda?
Saat kita mengumpulkan seluruh energi kita dan berkonsentrasi pada tugas yang sedang kita kerjakan, berarti kita membebaskan kreativitas dan memiliki kesempatan luar biasa untuk sukses. Pikiran, tubuh dan jiwa kita itu bersatu penuh langsung dalam menyelesaikan tugas.




Langkah Empat-- Bangun Hubungan yang Sehat

Kita tidak hidup di dalam pulau milik kita sendiri. Oleh sebab itu, hubungan kita dengan orang-orang terdekat kita merupakan bagian penting dalam hidup kita. Ketika kita memiliki hubungan yang sehat yang dipenuhi dengan cinta, penghargaan, dialog, dan pembelajaran, kita dapat meraih kebahagiaan yang tiada tara, apa yang kita  percaya akan kita dapatkan.

Komunikasi yang efektif, pendengaran yang aktif, perbedaan yang berharga, merayakan keluarga, dan mengasuh anak-anak adalah beberapa unsur-unsur penting yang membangun hubungan yang sehat.
Setiap benih berpotensi tumbuh menjadi pohon, tetapi benih tersebut membutuhkan pupuk atau nutrisi untuk mengeluarkan potensinya. Sama halnya dengan segala jenis hubungan memiliki potensi untuk berkembang tetapi memerlukan nutrisi.
Membangun hubungan yang solid berarti menyediakan waktu bagi orang yang kita cintai. Menunjukkan bahwa perhatian dapat membantu memperkuat hubungan kita.

Jika kita meluangkan waktu bersama orang-orang yang kita kasihi dan mencintai mereka tanpa syarat, potensi mereka akan berkembang seperti bunga indah dan akan membawa kebahagiaan tak terhingga dalam hidup kita. Saat dua orang memiliki hubungan yang baik, mereka akan mampu mengatasi masalah-masalah secara efektif dan saling menghargai, masalah itu bukanlah titik persoalannya melainkan hubungannya. belajarlah fokus pada hubungan anda, bukan pada masalahnya.

Bangun Hubungan yang Sehat dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
-Apa yang anda harapkan pada diri anda dalam setiap peran-peran berikut ini?
(Misalnya: Orangtua yang memberi kuasa dan inspirasi, mencintai pasangan, mengasuh anak, peningkatan profesi dan bisnis saya, menjadi aset bagi komunitas saya, mencari tujuan hidup saya, dll)

Ketika kita menciptakan jiwa melayani dan selalu siap menolong orang lain, semakin sering kita melayani orang lain, semakin baik pula hubungan kita dengan mereka. dengan mengerti dan merangkul kasih spiritual yang lebih mendalam, kita dapat mentransformasikan pengalaman cinta kita yang tak terbatas dan mengenal kebahagiaan yang melimpah.




Langkah Lima-- Biarkan Etika dan Nilai-nilai menjadi Pemandu Anda.

Jika kita menjalani hidup dengan dipandu oleh etika dan nilai-nilai, kita akan senantiasa merasa damai. Niatan-niatan murni yang terkandung dalam setiap tindakan kita akan menciptakan dasar yang kuat.

Saat kita membawa kebahagiaan sejati bagi kehidupan orang lain, berarti kita telah menciptakan kebahagiaan bagi hidup kita sendiri.
Menunjukkan permintaan maaf merupakan bagian penting dalam membawa keceriaan bagi orang lain. Ingat, semakin banyak yang kita berikan, semakin banyak pula yang kita miliki. Keindahan dalam memberi adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup. Rasakan keindahan sejati dari memberi. Fokuslah memberi tanpa pikiran atau keinginan untuk mendapatkan imbalan.

Milikilah hati yang cukup besar untuk memaafkan kekurangan orang lain niscaya hal itu akan membebaskan energi negatif dan memberi inspirasi untuk memaafkan kekurangan diri sendiri.
Prinsip-prinsip sejati kita menampakkan jati diri kita yang sebenarnya di balik nama, budaya, dan penampilan kita, merekalah tanah yang kita pijak.
Etika dan prinsip-prinsip adalah kompas di saat kita merasa telah tersesat dalam hidup kita, kembalilah pada misi anda jika merasa ragu-ragu, biarkan diri dibimbing olehnya.

Biarkan Etika dan Nilai-nilai Menjadi Pemandu Anda dengan menjawab pertanyaan dibawah ini:
Prinsip-prinsip apa yang membimbing anda dalam mencapai aspirasi-aspirasi berikut ini?
(Misalnya; Hidup dalam integritas, membuat perbedaan yang positif, menghidupkan sepenuhnya potensi saya, menghargai orang lain.)

Etika bagaikan kanvas tempat melukiskan kehidupan kita. Kita membangun prestasi terkecil dan terbesar di fondasi ini. Jika kita menjadikan etika dan  nilai-nilai sebagai magnet bagi kita, pada saat godaan datang...mereka akan menarik kita menjauhi perbuatan yang salah.




Langkah Enam-- Bangkitkan Sisi Spiritualitas Anda


Tidak seperti keberadaan tubuh fisik kita, kehidupan spiritualitas kita itu abadi. Jika kita menginginkan kebahagiaan sejati, kita harus menghubungkan tindakan-tindakan fisik kita dengan tindakan spiritual.
Memanjatkan doa setiap hari, bermeditasi, dan merenungkan keagungan Tuhan serta kemuliaan Alam adalah beberapa cara untuk berhubungan dengan sisi spiritualitas kita. 
Renungan kita akan keberadaan alam mengungkap rahasia-rahasia kebijaksanaan dan makna kehidupan, renungkan matahari terbit dan tenggelam. perhatikan bagaimana cahaya mengikuti kegelapan dan kegelapan mengikuti cahaya, semua itu menggambarkan lingkaran kebahagiaan dan kepedihan.
Saat kita menghubungkan tindakan-tindakan fisik kita berdasarkan kebaikan-kebaikan spiritual, berarti kita mengubah tindakan-tindakan fisik kita menjadi tindakan-tindakan spiritual. Kita mulai melihat diri kita sendiri sebagai makhluk spiritual dengan kehidupan fisik.

Layaknya aroma bunga, walaupun tidak terlihat tetapi ada, sama halnya dengan nyawa dalam raga kita.
Kecantikan sejati dari spiritual tidak dapat ditangkap hanya dengan kelima panca indra kita. Bersikaplah terbuka agar anda dapat merasakan pengalaman indra keenam dengan menyelami intuisi, mendengarkan musik, membaca bacaan yang inspiratif, berjalan dan memuji alam atau cukup menikmati waktu sendirian sembari mengamati kesunyian.
Sebenarnya sangatlah mudah terlibat begitu dalam dengan perenungan kita, dunia materi menyebabkan kita tidak punya waktu untuk dunia spiritual (batin/jiwa) Kurangnya perhatian terhadap jiwa mempengaruhi keseimbangan hidup. Meditasi membawa kita ke alam sejati, membebaskan kita dari pikiran-pikiran duniawi, meditasi merupakan cara memasuki alam sunyi yang terdapat pada masing-masing kita namun terkubur oleh beribu-ribu hal yang kita pikirkan setiap hari.

Jika sebuah cermin tertutupi debu, cermin itu tidak dapat memantulkan apa-apa. Jika kita menyingkirkan debu nafsu, kesombongan, keserakahan, kecemburuan dan kemarahan dari jiwa kita, kita dapat membangkitkan spiritualitas kita. Jalan menuju pencerahan memiliki banyak tingkatan. Semuanya mengupas tuntas lapisan ilusi dan khayalan. Saat kita menanggalkan diri kita menjadi budak ego,pride dan hal-hal keduniawian, kita mulai merasakan diri kita yang sejati.
Renungkan kesulitan-kesulitan dan kesedihan-kesedihan anda dan perhatikan bagaimana mereka meningkatkan kapasitas Anda untuk memikul, memberi dan mengerti juga memahami orang lain di sisi terdalam.

Bangkitkan Spiritualitas Anda dengan menjawab pertanyaan di bawah ini:
-Pertanyaan terbesar dan paling menggugah adalah: Jika kita sedang terbaring sekarat, kehidupan macam apa yang anda harap telah dijalani?
-Jika anda meninggal hari ini, Anda ingin dikenang seperti apa? Apakah yang ingin dituliskan pada nisan Anda?
(Misalnya:Penuh kasih, ramah, dermawan, teladan, telah membuat perbedaan dll)

Pada akhirnya, kita semua akan meninggalkan dunia ini dan kembali kepada Tuhan, layaknya sungai yang bergabung dengan lautan. Renungkan bagaimana rintikan-rintikan hujan menyatu dengan sungai dan sungai menyatu dengan lautan. Pikirkan bagaimana Anda terkait dengan seluruh manusia dan ciptaan Tuhan lainnya



Langkah Tujuh-- Nikmati Perjalanannya

 Misi Hidup Anda merefleksikan bagaimana anda ingin menjalani hidup.
Visi Hidup Anda adalah tujuan yang telah anda tentukan untuk diri anda untuk diraih di masa depan.
Visi dan Misi harus berjalan berjalan beriringan, dan misi anda tidak pernah boleh dikorbankan oleh visi Anda.

Pernyataan misi mengungkapkan keinginan kita ingin menjadi dan kontribusi apa yang kita ingin lakukan untuk masyarakat. pernyataan tersebut juga menyangkut nilai-nilai, prinsip-prinsip yang harus membimbing tindakan-tindakan kita jika memang ingin mewujudkan aspirasi-aspirasi tersebut, tanpa menggabungkan dua hal ini pada proses penemuan jati diri dapat dipastikan anda menjalani hidup tanpa mengetahui apa potensi anda sebenarnya.
Setiap orang mungkin memiliki perbedaan pernyataan misi, tetapi pasti merefleksikan bahwa anda adalah ciptaan yang unik.

Walaupun kita melakukan enam langkah pertama mendorong kita untuk menghidupkan potensi kita sepenuhnya dan memberikan kebahagiaan batin, langkah ke tujuh membawa kebahagiaan dan keceriaan hidup.
Langkah ke tujuh tanpa enam langkah pertama dapat membawa kebahagiaan terbatas, tetapi kebahagiaan sejati muncul dari melakukan enam langkah pertama sembari merasakan dan menikmati prosesnya, karena kebahagiaan bukanlah tujuan melainkan proses, marilah kita mengalir seperti air dan menikmati indahnya hidup.

Kebahagiaan tidaklah jauh, tetapi disini... ada saat ini bersama kita. 
Bagaimanapun kita harus memilih untuk bahagia bukan?
Kebahagiaan tidak diciptakan oleh kondisi melainkan pikiran yang kita buat.
Pilihlah untuk bahagia sekarang! Karena jika menunggu saat yang tepat untuk bahagia, kita akan menunggu untuk waktu yang sangat lama, kita diberi kesempatan untuk memulai lagi setiap hari, awali hari ini seolah-olah ini hari pertama dalam hidup anda, mulailah dengan catatan yang bersih, setiap saat dalam hidup merupakan berkah yang tak terhingga.





Senin, 08 November 2021

Misi Jiwa dan Tujuan Hidup

 




Masing-masing dari kita dilahirkan dengan tujuan unik untuk dipenuhi dan jalan yang harus diikuti. Misi jiwa kita adalah 'panggilan' hidup kita. Ini adalah ' Dharma’ atau rencana Ilahi bagi jiwa kita. Dharma kita adalah tujuan keberadaan kita di kehidupan ini.


Banyak orang tidak tahu sama sekali apa misi atau tujuan mereka sebenarnya.  


Untuk mengetahuinya, mulailah bertanya pada diri anda sendiri: 


- Apa passion saya? Apa yang paling saya sukai? Apa yang saya suka untuk dilakukan? Apa yang benar-benar membuat saya bahagia? 


Bagaimana Anda bisa mengenali passion? Yaitu ketika Anda melakukan hal-hal yang membuat jiwa dan perasaan menyala dalam  kegembiraan. Itu membuat Anda merasa antusias, berenergi dan hidup. 


Mengejar hasrat jiwa Anda tidak akan selalu mudah dan terkadang terasa seperti naik roller-coaster, dibutuhkan kerja keras. Tapi,  jika kita tidak menerima tantangan, maka kita telah mengkhianati diri kita sendiri, jiwa kita sendiri. 


Misi Anda belum tentu sama dengan pekerjaan Anda. Misi jiwa Anda tidak harus menjadi apa yang Anda lakukan untuk mencari nafkah, untuk mendapatkan penghasilan. Ini mungkin sesuatu yang Anda lakukan setelah jam kerja, di akhir pekan atau di waktu luang. Misi Anda mungkin tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda lakukan, melainkan, apa dan siapa Anda. 


Misi Jiwa melibatkan pemanfaatan dan penyempurnaan bakat yang ada di dalam jiwa kita, dan untuk membagikan bakat itu juga sisi tertinggi dan paling sejati dari diri kita kepada orang lain. 


Adalah tugas spiritual kita untuk mengejar misi kita - dan ketika jiwa kita berkembang, begitu pula misi kita. 


Temukan Misi Jiwa Anda 


Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut, dan jawablah dengan jujur. Biarkan hati Anda berbicara kepada Anda - dan dengarkan saat jawabannya datang secara alami kepada Anda. Mintalah petunjuk Ilahi dan terbukalah terhadap segala kemungkinan.  


Tanyakan pada diri Anda sendiri: 


- Apakah saya senang dengan arah hidup saya? 

- Apakah saya senang dengan cara saya menghabiskan waktu? 

- Apa bakat terbesar saya? 

- Bagaimana saya bisa memperbaiki dan menyempurnakannya? 

- Bakat atau keterampilan apa yang dapat saya bagikan dengan orang lain? 

- Bagaimana saya bisa berbagi keterampilan dan bakat itu dengan orang lain? 

- Bagaimana saya dapat menggunakan bakat ini untuk tidak sekedar memperoleh penghasilan semata untuk memenuhi kebutuhan hidup di bumi tetapi juga melibatkan kepuasan jiwa agar saya dapat mencurahkan waktu dan upaya saya untuk itu? 

- Apa yang akan membuat saya paling bahagia? 

- Apa yang membuat saya begitu bersemangat dan memiliki banyak energi ketika melakukannya? 


Dengarkan baik-baik jawaban hati Anda dan percayai Diri Anda yang Lebih Tinggi yang terhubung dengan Kekuatan Yang Lebih Tinggi ( Semesta)