Tampilkan postingan dengan label Tips Kesehatan- Kecantikan dan Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Kesehatan- Kecantikan dan Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 November 2014

Cara Sehat Lahir Batin dengan Meditasi

Meditasi bukan ritual agama, meditasi bukan dogma agama. Tujuan meditasi bukan untuk mengubah orang berpindah agama Buddha, Meditasi melampaui batas dan sekat agama, bangsa, ras, kedudukan, status, dsb. 
Meditasi bukan belajar magic, hipnotis, mentalis, klenik, santet, dan sihir. Meditasi bukan mau menjadi paranormal, dukun, ahli santet, sihir, feng shui. 
Tapi meditasi bisa mengubah orang jahat menjadi baik dan benar, bahkan bisa jadi orang suci.
 




Meditasi adalah esensi (intisari pokok) ajaran Buddha Gotama untuk mencapai hidup lahir dan batin. Karena itu, umat manusia perlu mempelajari dan praktik meditasi, tidak peduli orang itu agamanya apa. Sebab, meditasi adalah pelatihan menenangkan pikiran dan akhirnya untuk mengendalikannya. Alasannya manusia punya pikiran, karena pikiran adalah ‘pilar’ yang amat menentukan hidup manusia.
Meditasi tak hanya mendatangkan . Kondisi dalam diam dan hening adalah momen tepat untuk Anda bisa mengenal diri lebih dalam. Tak hanya itu, energi positif dapat diperoleh saat Anda rutin bermeditasi.
Jika Anda merasa sudah waktunya memperoleh keheningan dan kedamaian dalam hidup, atau meredakan “kegilaan” dan , cobalah bermeditasi. Berikut, lima manfaat meditasi sebagaimana diulas Times of India.

Manfaat yang Didapat dari Meditasi

Rasa damai
Meditasi tidak harus menjadi sebuah proses yang panjang. Anda hanya perlu menutup mata, diam, memperhatikan tubuh, dan berfokus pada napas Anda. Dalam beberapa menit, Anda akan merasa rileks.

Kejelasan dan fokus
Seiring waktu, meditasi membantu Anda bisa konsentrasi dengan lebih baik pada setiap aktivitas. Anda pun akan dapat melihat berbagai hal lebih objektif dan jernih.

Kesehatan holistik
Meditasi bagus untuk Anda secara internal maupun eksternal. Banyak yang percaya bahwa meditasi membantu menyembuhkan dan merilekskan organ-organ tubuh. Manfaat tersebut salah satunya terlihat pada yang semakin bercahaya.

Pembunuh stres
Meditasi terutama berguna pada saat-saat sedih, stres, dan di bawah tekanan. Meditasi memungkinkan Anda untuk melepaskan timbunan racun dan energi negatif dalam tubuh, seperti rasa takut, khawatir, dan cemas.
Siapapun bisa melakukannya
Anda bisa bermeditasi lewat arahan yang diberikan buku, browsing internet, ataupun membeli CD petunjuk meditasi. Meditasi merupakan alat penting untuk mengatasi stres dan mengelola tanggung jawab yang datang pada setiap siklus kehidupan manusia.

Cara Meditasi

Persiapan
  • Carilah tempat yang Anda anggap cocok untuk bermeditasi yaitu tempat dimana kita bisa menyendiri tanpa gangguan, adalah yang terbaik.
  • Waktu : Tergantung pada suasana dan kecenderungan pribadi masing-masing, dapat dilakukan pada pagi/dini hari atau pada malam hari.
  • Siapkan bantal tipis sebagai alas ( kalau saya menggunakan lembaran karet sandal berukuran 60 Cm x 60 cm yang telah dimasukkan ke sarung bantal dari kain, agar disaat duduk ber-sila posisi badan tetap stabil, berbeda dengan bantal yang berisi kapuk atau spon/karet busa, yang menurut saya kurang stabil ).
  • Duduklah pada posisi kaki dilipat (bersila), kedua telapak tangan diletakkan diatas pangkuan dengan posisi badan yang tegak. ( kalau membungkuk, pinggang kita akan mudah terasa capai, karena berat badan tertumpu kedepan ).
Lakukan
  • Lakukan pembacaan doa pembersihan tubuh, mulut dan tempat, seperti biasa yang Anda lakukan (hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan disaat pikiran kita sedang berkonsentrasi penuh).
  • Duduklah secara rileks…serileks mungkin, kemudian pejamkan mata.
  • Tempelkan lidah Anda ke langit-langit mulut…lalu perhatian dipusatkan ke ujung hidung dan mulai mengamati gerakan masuk dan keluarnya napas. Tidak perlu menghitung…hanya mengamati nafas Anda saja, Kita tidak perlu memperhatikan berapa panjang atau pendek, keras atau lemahnya pernafasan, biarkan nafas Anda keluar dan masuk secara wajar…
  • Amati jalannya pernafasan yang masuk melalui ujung hidung, ke bagian dada dan ke daerah perut. Dan pada saat mengeluarkan nafas, permulaan dari daerah perut, menuju ke dada dan akhirnya melalui ujung hidung. Kita secara terus menerus mengamati tiga tempat ini supaya pikiran menjadi tenang, tujuannya adalah untuk membatasi aktivitas mental/pikiran sedemikian rupa hingga kesadaran dan mawas diri dapat timbul dengan mudah.
  • Selanjutnya jika sudah terampil mengamati tiga tempat jalan pernapasan ini, kita dapat mulai berkonsentrasi hanya pada ujung hidung saja, Tugas kita cukup sederhana, kita tidak perlu mengikuti pernafasan lagi, tapi kita cukup menimbulkan kesadaran pada ujung hidung dan memperhatikan itu keluar dan masuk pada satu tempat. jagalah kesadaran ini terus-menerus….tidak ada lagi yang harus dikerjakan, selain bernapas.
Gangguan

Bila perhatian mulai beralih terhadap gangguan dari luar, misalnya suara berisik ataupun gigitan nyamuk ataupun gangguan dari dalam diri sendiri, misalnya khayalan, ingatan-ingatan, pikiran-pikiran, kaki kesemutan dll. Sebaiknya Anda bersabar dan kembali mengalihkan perhatian ke pernapasan, kita harus senantiasa berteguh hati dan tetap menjaga kesadaran ini, beberapa pengaruh mental yang lemah dapat timbul dari waktu ke waktu dan kesadaran kita memegang peranan penting.
Demikianlah konsentrasi dan kesadaran akan hadir pada saat yang sama.
Lakukan meditasi ini sedikitnya 30 menit setiap hari dan Anda dapat menambahnya setiap Anda merasa telah ada kemajuan dalam menenangkan pikiran.



Source

Selasa, 17 Juni 2014

Latihan Terbaik Bagi Para Pendaki Gunung



Mengintip matahari keluar dari sarangnya sembari menjejakkan kaki di puncak gunung adalah pengalaman yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.


Tentu saja bukan pekerjaan mudah sebelum Anda merasakan pengalaman sensasional seperti itu. Pendakian selama beberapa hari melalui jalur yang panjang dan lintasan naik turun harus Anda hadapi.
Artinya, Anda harus punya cukup modal sebelum menjejakkan kaki di puncak gunung. Kebugaran fisik adalah salah satunya. Sebagai langkah awal sebelum Anda memutuskan mendaki ke gunung impian Anda, kami sarankan Anda melakukan latihan fisik minimal 2-3 minggu sebelum hari keberangkatan.

Apa saja latihan yang perlu Anda persiapkan agar stamina tetap terjaga selama pendakian? Berikut diantaranya:

Barbell Squats | 3 Set 10-12 Repetisi

Latihan ini merupakan latihan wajib bagi para pendaki untuk membangun otot kaki yang kokoh. Latihan ini akan memperkuat otot paha bagian depan dan meningkatkan flesksibilitas sendi lutut.

Tahapan Pelaksanaan:
  • Posisi berdiri dengan punggung tegak
  • Kaki dibuka selebar bahu
  • Stang barbell diletakkan di atas traps (punuk)
  • Kedua tangan memegang stang barbell dengan bahu sejajar dengan siku
  • Kedua kaki lurus
  • Kaki jongkok hingga paha atas sejajar dengan lantai dengan punggung tetap tegak
  • Tarik nafas saat menurunkan beban dan hembuskan nafas saat mengangkat beban

Knee Tuck Jump | 3 Set 10-12 Repetisi

 


Seorang pendaki juga harus memiliki kemampuan melompat yang baik untuk melewati segala rintangan yang ditemui selama pendakian. Selain meningkatkan kekuatan kaki untuk melompat lebih tinggi, latihan ini juga baik untuk melatih otot perut.

Tahapan Pelaksanaan:
  • Ambil posisi jongkok
  • Kedua tangan di satukan di depan dada
  • Lompat sekuat tenaga
  • Tekuk kedua lutut ke arah perut saat di udara
  • Kembali ke posisi awal
  • Ulangi

Front Dumbell Raise | 3 Set 10-12 Repetisi

 


Baik untuk melatih kekuatan otot bahu, salah satu otot yang banyak terlibat selama proses pendakian. Terutama saat mendaki dengan membawa beban yang berat.

Tahapan Pelaksanaan:
  • Berdiri tegap
  • Kedua tangan memegang dumbell lurus di samping badan
  • Angkat dumbell ke depan hingga sejajar bahu
  • Tarik nafas saat menurunkan beban dan hembuskan nafas saat mengangkat

Palms Up Dumbbel Wrist Curl | 3 Set 10-12 Repetisi

 


Latihan ini berguna untuk menambah kekuatan cengkeraman tangan pada saat pendakian.

Tahapan Pelaksanaan:
  • Duduk bertumpu pada lutut
  • Kedua tangan bertumpu pada bench
  • Telapak tangan menghadap ke atas dengan menggenggam dumbbel
  • Angkat pergelangan tangan ke atas
  • Jaga agar lengan tidak ikut terangkat, cukup pergelangan tangan saja
  • Kembali ke posisi semula
  • Ulangi

Russian Twists | 3 Set 10-12 Repetisi

 


Baik untuk melatih kekuatan otot bagian tengah tubuh, terutama otot perut dan pinggang. Otot tengah yang kuat dapat memberikan pergerakan yang lebih efeisien saat pendakian.

Tahapan Pelaksanaan:
  • Duduk di atas matras
  • Ujung kaki diselipkan di bawah bench
  • Genggam plate di depan dada seperti memegang setir mobil
  • Condongkan tubuh ke belakang
  • Putar tubuh ke kanan dan kiri bergantian

Jump Rope | 3 Set @ 5 menit

 


Latihan ini efektif untuk meningkatkan kekuatan kardiovaskuler tubuh. Kemampuan pernapasan yang sempurna akan meningkatkan ketahanan Anda di berbagai medan pendakian.

Tahapan Pelaksanaan:
  • Genggam tali pada kedua tangan
  • Putar tali ke arah depan dan belakang membentuk lingkaran
  • Lakukan lompatan kecil ketika kaki melewati kaki

Lakukan latihan di atas 3-5 kali dalam seminggu sebelum Anda berangkat mendaki. Persiapan fisik adalah salah satu bekal terbaik sebelum Anda menjelajahi gunung impian Anda. Selamat mendaki!